Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan

Dythia Novianty

Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:32 WIB
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
Ilustrasi petugas memeriksa stok beras di gudang Bulog. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]
  • Perum Bulog menambah 50.000 ton beras ke Aceh pascabencana, ditargetkan melebihi total stok 100.000 ton.
  • Distribusi awal difokuskan pada wilayah terisolasi seperti Takengon dan Bener Meriah pasca-bencana alam.
  • Langkah ini dilakukan untuk stabilitas harga, mitigasi permintaan Ramadan, serta merespons permintaan Gubernur Aceh.

Suara.com - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan pihaknya menambah pasokan beras sebanyak 50.000 ton untuk Provinsi Aceh.

Langkah agresif ini diambil sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir dan longsor, sekaligus memitigasi lonjakan permintaan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2026.

Penambahan signifikan ini akan mempertebal Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Aceh yang saat ini berdiri di angka 64.889 ton. Dengan injeksi stok baru tersebut, Bulog menargetkan posisi logistik Aceh berada di level aman, yakni melampaui 100.000 ton.

"Ini akan kami dorong lagi sekitar 50 ribu ton supaya betul-betul posisinya aman di atas 100 ribu ton," tegas Ahmad Rizal Ramdhani dikutip dari laman Antara, Sabtu (10/1/2026).

Stabilitas Harga dan Distribusi Wilayah Terisolasi

Bukan sekadar angka, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

Di tengah masa transisi pemulihan bencana, ketersediaan pasokan menjadi kunci agar tidak terjadi inflasi pangan yang membebani masyarakat.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. [Antara]
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. [Antara]

Selain beras, Bulog juga menyiagakan 307.220 liter minyak goreng sebagai instrumen pendukung kebutuhan pokok warga Aceh.

Rizal menjelaskan bahwa selama masa tanggap darurat, Bulog telah bergerak taktis menyalurkan 12.561 ton beras CBP dan 154 ton cadangan beras daerah melalui koordinasi dengan pemerintah setempat.

Fokus distribusi pada tahap awal menyasar wilayah-wilayah krusial yang sempat terisolasi akibat bencana alam, seperti Takengon dan Bener Meriah, sebelum diperluas ke Aceh Tamiang dan kabupaten/kota lainnya.

Respons Cepat Permintaan Daerah

Direktur Utama Bulog juga menyoroti kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah.

Menanggapi permintaan khusus dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, Bulog memastikan distribusi logistik mengalir tanpa hambatan ke seluruh pelosok provinsi.

"Khusus untuk Aceh, sesuai dengan permintaan Gubernur Aceh (Muzakir Manaf) kemarin, beliau minta tambahan 5 ribu ton (beras). Dan itu pun sudah kami kirim, syukur alhamdulillah sudah terdistribusi ke masing-masing kabupaten/kota," ujar Rizal.

Upaya penguatan pangan ini juga selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai bagian dari program bantuan pangan nasional, sebanyak 8.922 ton beras dan 1.784 liter minyak goreng telah digelontorkan ke Aceh untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi warga terdampak.

Dengan total cadangan yang akan menembus angka 100 ribu ton, masyarakat Aceh diharapkan dapat menjalani masa pemulihan pasca-bencana dengan tenang dan menyambut bulan Ramadan dengan kepastian stok pangan yang melimpah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Update Harga Pangan 29 Desember: Bawang, Cabai, Hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 12:39 WIB

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Panel BPN Catat Harga Pangan Turun, Cabai dan Beras Ikut Terkoreksi

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 07:34 WIB

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 12:37 WIB

Krisis Energi di Pengungsian Aceh, Rieke Diah Pitaloka Soroti Kerja Pertamina

Krisis Energi di Pengungsian Aceh, Rieke Diah Pitaloka Soroti Kerja Pertamina

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 14:51 WIB

Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak

Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 11:38 WIB

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Impor Beras untuk Industri

Pemerintah Tegaskan Tak Ada Impor Beras untuk Industri

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 19:37 WIB

Terkini

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:45 WIB

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:22 WIB

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:11 WIB

Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar

Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:01 WIB

Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026

Kemendag Ungkap Penyebab Koreksi Harga Emas pada Awal Juni 2026

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 14:52 WIB

1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan

1 Juni 2026 Masa Transisi, Tapi Petinggi Danantara Sumberdaya Indonesia Belum Diumumkan

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 14:29 WIB

Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton

Prabowo Soroti Ketimpangan Ekonomi: RI Kaya Nikel hingga Emas, Rakyat Jangan Hanya Jadi Penonton

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 14:11 WIB