Rupiah Masih Keok Lawan Dolar AS, Ditutup di Level Rp 16.876

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 13 Januari 2026 | 16:53 WIB
Rupiah Masih Keok Lawan Dolar AS, Ditutup di Level Rp 16.876
Petugas menunjukan uang dollar AS di Money Changer, Jakarta, Rabu (17/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup melemah pada 13 Januari 2026 menjadi Rp 16.876 per USD, melanjutkan pelemahan delapan hari berturut-turut.
  • Sebagian besar mata uang Asia melemah terhadap dolar AS, kecuali Ringgit Malaysia yang justru menunjukkan penguatan signifikan.
  • Pelemahan rupiah disebabkan sentimen global serta kekhawatiran defisit anggaran domestik dan prospek suku bunga BI.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum pulih pada penutupan Selasa, 13 Januari 2026. Berdasarkan  data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 16.876 per USD.

Pelemahan ini membuat mata uang garuda sudah sakit selama delapan hari berturut-turut.  Alhasil, rupiah melemah 0,12 persen dibanding penutupan pada Senin  yang berada di level Rp 16.855 per USD.  

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.875 per USD.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia hampir seluruhnya melemah. Di mana, Baht Thailand mencatat pelemahan terdalam yakni 0,68 persen, disusul yen Jepang yang melemah 0,48 persen, won Korea melemah 0,42 persen.

Diikuti oleh peso Filipina melemah 0,13 persen. Lalu ada, rupee India melemah 0,13 persen, dolar Singapura melemah 0,08 persen, yuan China melemah 0,04 persen. Disusul oleh dolar Hong Kong melemah 0,04 persen dan dolar Taiwan melemah 0,01 persen. terhadap dolar AS.

Sedangkan ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS sore ini dengan penguatan 0,23 persen. 

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Utama dunia ada di 98,98, naik dari sehari sebelumnya yang da di 98,86.

Penyebab Pelemahan Rupiah

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah disebabkan sentimen  luar negeri. Salah satunya rencana the fed yang mau menurunkan suku bunganya. 

baca juga

"Rupiah melemah terhadap dolar AS yg rebound oleh pernyataan hawkis the Fed," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun rupiah sendiri juga masih tertekan oleh kekuatiran bahwa defisit anggaran bisa melewati 3 persen. Prospek pemangkasan suku bunga oleh BI juga masih membebani rupiah.

"Selagi belum ada perubahan kebijakan dan kondisi makro ekonomi domestik, rupiah akan terus tertekan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini

Cek Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA Hari Ini

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 12:02 WIB

Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874

Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855

Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 16:09 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×