Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:46 WIB
Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874
Ilustrasi gerai penukaran mata uang asing. [Suara.com]
  • Rupiah dibuka pada level Rp16.874 per dolar AS di pasar pada Selasa, 13 Januari 2026, melemah delapan hari berturut-turut.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen eksternal, termasuk pernyataan pejabat The Fed yang menunda penurunan suku bunga acuan.
  • Sebagian besar mata uang Asia melemah, dengan Baht Thailand mengalami pelemahan terdalam dibandingkan mata uang regional lainnya.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum pulih pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (13/1/2026) dibuka pada level Rp16.874 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda sudah sakit selama 8 hari berturut-turut. Alhasil, rupiah melemah 0,11 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp16.855 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.853 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia hampir seluruhnya melemah.

Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,41 persen.

Selanjutnya ada won Korea Selatan yang ambles 0,34 persen dan yen Jepang yang tertekan 0,22 persen. Disusul, dolar Taiwan yang terkoreksi 0,12 persen.

Berikutnya, peso Filipina dan dolar Singapura yang terapresiasi, masing-masing 0,06 persen dan 0,05 persen. Lalu ada yuan China yang tergelincir 0,04 persen.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah disebabkan sentimen dalam luar negeri. Salah satunya rencana the fed yang mau menurunkan suku bunganya.

"Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yg rebound merespon pernyataan hawkish pejabat the Fed William yang mengisyaratkan bahwa the Fed tidak perlu buru -buru menurunkan suku bunga," katanya saat dihubungi Suara.com, Selasa (13/1/2026).

Selain itu, pergerakan dolar AS yang menguat membuat rupiah tertekan. Tentunya mata uang garuda masih akan diperkirakan melemah pada penutupan sore nanti.

"Dolar AS juga didukung oleh antisipasi data inflasi AS malam ini yang diperkirakan akan naik. Range 16.800-16.900," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 07:27 WIB

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:27 WIB

Dapat Obat Kuat BI, Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp16.739

Dapat Obat Kuat BI, Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp16.739

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:41 WIB

Catatan Buruk Rupiah di 2025: Sempat Tembus Rp16.800, Menjadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia

Catatan Buruk Rupiah di 2025: Sempat Tembus Rp16.800, Menjadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:27 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.773

Rupiah Konsisten Menguat, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.773

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:38 WIB

Rupiah Perkasa di Selasa Pagi, Tembus Level Rp 16.781

Rupiah Perkasa di Selasa Pagi, Tembus Level Rp 16.781

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 09:41 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB