Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:46 WIB
Rupiah Masih Masuk Zona Merah, Dolar AS Menguat ke Level Rp16.874
Ilustrasi gerai penukaran mata uang asing. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Rupiah dibuka pada level Rp16.874 per dolar AS di pasar pada Selasa, 13 Januari 2026, melemah delapan hari berturut-turut.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen eksternal, termasuk pernyataan pejabat The Fed yang menunda penurunan suku bunga acuan.
  • Sebagian besar mata uang Asia melemah, dengan Baht Thailand mengalami pelemahan terdalam dibandingkan mata uang regional lainnya.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum pulih pada pembukaan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar Selasa (13/1/2026) dibuka pada level Rp16.874 per dolar Amerika Serikat (AS).

Pelemahan ini membuat mata uang garuda sudah sakit selama 8 hari berturut-turut. Alhasil, rupiah melemah 0,11 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp16.855 dolar AS.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.853 per dolar AS. Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia hampir seluruhnya melemah.

Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,41 persen.

Selanjutnya ada won Korea Selatan yang ambles 0,34 persen dan yen Jepang yang tertekan 0,22 persen. Disusul, dolar Taiwan yang terkoreksi 0,12 persen.

Berikutnya, peso Filipina dan dolar Singapura yang terapresiasi, masing-masing 0,06 persen dan 0,05 persen. Lalu ada yuan China yang tergelincir 0,04 persen.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah disebabkan sentimen dalam luar negeri. Salah satunya rencana the fed yang mau menurunkan suku bunganya.

"Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yg rebound merespon pernyataan hawkish pejabat the Fed William yang mengisyaratkan bahwa the Fed tidak perlu buru -buru menurunkan suku bunga," katanya saat dihubungi Suara.com, Selasa (13/1/2026).

Selain itu, pergerakan dolar AS yang menguat membuat rupiah tertekan. Tentunya mata uang garuda masih akan diperkirakan melemah pada penutupan sore nanti.

baca juga

"Dolar AS juga didukung oleh antisipasi data inflasi AS malam ini yang diperkirakan akan naik. Range 16.800-16.900," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Apa Kabar Rupiah di 2026? Ini Prediksi dan Risiko yang Mengintai

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 07:27 WIB

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Rupiah Berotot di Penghujung 2025, Menuju Level Rp 16.680

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:27 WIB

Dapat Obat Kuat BI, Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp16.739

Dapat Obat Kuat BI, Rupiah Makin Perkasa Lawan Dolar AS ke Level Rp16.739

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 09:41 WIB

Catatan Buruk Rupiah di 2025: Sempat Tembus Rp16.800, Menjadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia

Catatan Buruk Rupiah di 2025: Sempat Tembus Rp16.800, Menjadi Mata Uang Terlemah Kedua di Asia

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 16:27 WIB

Rupiah Konsisten Menguat, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.773

Rupiah Konsisten Menguat, Dolar AS Loyo ke Level Rp16.773

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:38 WIB

Rupiah Perkasa di Selasa Pagi, Tembus Level Rp 16.781

Rupiah Perkasa di Selasa Pagi, Tembus Level Rp 16.781

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 09:41 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×