Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:23 WIB
PEP dan PHE Catatkan Produksi Minyak Naik 6,6% Sepanjang 2025
Lapangan migas PT Pertamina Hulu Energi (PHE). [Dok Pertamina]
  • Pertamina EP Zona 4 mencapai produksi minyak 27.643 BOPD dan gas 530,9 MMSCFD sepanjang 2025.
  • Peningkatan kinerja produksi didukung perluasan data 3D Seismic dan pengembangan lapangan agresif.
  • Operasi migas tahun 2025 berhasil tanpa kecelakaan kerja (zero accident) sekaligus mendukung energi nasional.

Suara.com - PT Pertamina EP (PEP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Zona 4 mencatatkan produksi minyak mencapai 27.643 barel per hari (BOPD) sepanjang 2025 atau meningkat 6,6 persen dibandingkan 2024.

Bersamaan dengan itu, produksi gas PEP Zona 4 juga menunjukkan hasil positif dengan capaian 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Peningkatan produksi itu disebut hasil dari perluasan data 3D Seismic yang dipadukan dengan strategi pengembangan lapangan secara agresif.

Kemudian didukung program New Area Development (NAD), berbagai teknik pengeboran strategis, serta kolaborasi solid tim subsurface dalam manajemen sumur baru maupun aktivitas perawatan sumur (Workover & Well Intervention).

Kilang minyak lepas pantai Pertamina (Antara)
Kilang minyak lepas pantai Pertamina (Antara)

"Pencapaian ini menunjukkan kinerja operasi Zona 4 yang semakin solid dari tahun ke tahun, didukung inovasi teknologi dan kolaborasi seluruh fungsi sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional," kata General Manager Pertamina EP Zona 4, Djudjuwanto lewat keterangannya pada Selasa (13/1/2026). 

Hasil produksi migas ini diperoleh dari operasional PEP dan PHE Zona 4 yang berada  tujuh lapangan yang melintasi dua kota dan sembilan kabupaten. Seluruh hasil produksi itu  dialokasikan ke kilang domestik Pertamina guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Di sisi lain, PEP Zona 4 terus memperkuat aspek inovasi, salah satunya melalui teknologi batch drilling onshore. Metode ini memungkinkan pengeboran beberapa sumur di lokasi yang sama secara berurutan. 

Dengan dukungan Drilling Rig bersistem skidding atau walking, pemindahan menara dan peralatan dari satu sumur ke sumur lainnya tanpa perlu membongkar (rig down) peralatan, sehingga mempercepat waktu kerja dan menekan biaya operasional.

Di samping itu, peningkatan produksi migas, dilakukan tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Sepanjang 2025 PEP dan PHE Zona 4 melaporkan tidak kecelakaan kerja atau zero accident

"Keselamatan adalah budaya di Pertamina Safety first. Capaian tahun ini membuktikan bahwa peningkatan produksi migas dapat berjalan seiring dengan komitmen kuat terhadap keselamatan," pungkas Djudjuwanto. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah

Produksi Minyak RDMP Balikpapan Tetap Jalan Setelah Dapat Pasokan Gas dari Pipa Senipah

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 17:45 WIB

Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini

Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:13 WIB

Konsumsi Pertamax Melonjak 20 Persen Sepanjang 2025, BBM Ramah Lingkungan Makin Diminati

Konsumsi Pertamax Melonjak 20 Persen Sepanjang 2025, BBM Ramah Lingkungan Makin Diminati

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 11:53 WIB

Terkini

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:04 WIB

Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026

Volume Bongkar Muat IPC TPK Tumbuh Tipis 0,9% di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:54 WIB

CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills

CMNP Optimistis Menang Gugatan Rp 119 T Lawan Hary Tanoe, Incar Aset di Beverly Hills

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:45 WIB

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Indonesia Cari Pasokan Energi Baru, Bahlil Temui Menteri Energi Rusia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:39 WIB

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Strategi Cegah Stunting Jasindo, dari Sawah ke Meja Makan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 11:23 WIB

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:37 WIB

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 10:09 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 T, Pemegang Saham Terima Rp346 per Saham

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:56 WIB

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Babak Baru Diplomasi AS-Iran, Trump Ingin Ada Kesepakatan Cepat Akhiri Perang Iran

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB