Rekomendasi Saham-saham Hari Ini saat IHSG Diguyur Dana Jumbo Investor Asing

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 14 Januari 2026 | 08:15 WIB
Rekomendasi Saham-saham Hari Ini saat IHSG Diguyur Dana Jumbo Investor Asing
IHSG - BEI -IDX
Baca 10 detik
  • IHSG menguat 0,72% didukung oleh *net buy* asing signifikan senilai Rp1,45 triliun pada saham besar.
  • Bursa Wall Street terkoreksi akibat kekhawatiran kebijakan Trump dan tekanan sektor keuangan seperti JPMorgan.
  • Bursa Asia, terutama Nikkei Jepang yang mencetak rekor, menunjukkan penguatan tajam karena pelemahan Yen.

Suara.com - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada penutupan perdagangan kemarin dengan menguat 0,72%.

Kenaikan ini ditopang oleh aksi beli bersih (net buy) investor asing yang mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp1,45 triliun.

BNI Sekuritas menyoroti sejumlah saham berkapitalisasi besar yang menjadi sasaran utama akumulasi asing, meliputi sektor perbankan dan nikel, di antaranya INCO, ASII, MBMA, BBNI, dan ANTM.

Secara teknikal, IHSG diprediksi memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas level support kuat.

Proyeksi Pergerakan IHSG merujuk pada kajian harian BNI Sekuritas:

Support: 8.860 – 8.900
Resistance: 8.970 – 9.000

Berdasarkan dinamika pasar, beberapa saham yang layak dipantau untuk aktivitas trading harian adalah: MEDC, ARCI, CDIA, MINA, ANTM, dan ENRG.

Sementara kajian dari Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham BBNI, BMRI, PGEO, JPFA dan ISAT untuk trading hari ini.

Wall Street Terkoreksi: Efek Kebijakan Trump dan Volatilitas Perbankan

Baca Juga: Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini

Berbanding terbalik dengan pasar domestik, bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Selasa (13/1). Indeks S&P 500 terkoreksi 0,19%, Dow Jones anjlok 0,8%, dan Nasdaq turun tipis 0,1%.

Tekanan utama datang dari sektor keuangan dan kebijakan agresif Presiden AS Donald Trump.

Saham JPMorgan merosot 4,2% meskipun kinerja kuartal IV melampaui estimasi. Investor mengkhawatirkan rendahnya pendapatan dari sektor investment banking.

Selain itu, kebijakan Trump yang mengusulkan pelarangan pembagian dividen serta buyback saham bagi perusahaan pertahanan, ditambah rencana pembatasan bunga kartu kredit maksimal 10%, memicu kekhawatiran sistemik di sektor keuangan.

Saham Mastercard dan Visa pun ikut terseret turun masing-masing 3,8% dan 4,5%.

Meski demikian, data inflasi AS (CPI) yang dirilis relatif sesuai ekspektasi, dengan inflasi inti di level 2,6% YoY, memberikan sedikit bantalan agar pasar tidak jatuh lebih dalam.

×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI