- Kehilangan pekerjaan, atau pengurangan jam kerja
- Keadaan darurat medis
- Perbaikan rumah
1. Persiapan Jika Amit-amit Kena PHK
Dana darurat Anda memungkinkan lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas dalam hidup Anda.
Anda dapat menghadapi perubahan besar dalam hidup tanpa rasa takut akan ketidakstabilan keuangan yang terus-menerus.
Salah satunya adalah fakta bawa Anda bisa kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba atau memutuskan untuk mengambil cuti panjang.
Jika demikian, maka tentu saja gaji bulanan yang selama ini Anda jadikan tumpuan akan terhenti. Dana darurat yang sudah Anda kumpulkan akan memberi Anda napas lebih panjang untuk memenuhi kebutuhan.
2. Keadaan Darurat Medis
Kita tidak selamanya akan sehat, ada masanya kita atau orang tua harus menghadapi masalah medis yang mungkin memerlukan biaya besar.
Dara darurat akan menyelamatkan Anda dari kasus ini. Sebab setidaknya, Anda punya simpanan yang gampang dicairkan untuk mengatasi masalah tersebut.
Cara Nabung Dana Darurat untuk Gaji Rp2 juta, Rp3 juta, Rp5 juta, dan Rp10 juta
Baca Juga: Suami Tasya Kamila Kena Kanker Saat Baru Resign: Dana Darurat Tersedot!
1. Dana Darurat untuk Gaji Rp2 Juta
- Estimasi pengeluaran: Rp1,7 juta/bulan
- Target minimal (3 bulan): ±Rp5 juta
- Strategi Menabung: Sisihkan 10–15% gaji → Rp200.000–Rp300.000/bulan
2. Dana Darurat untuk Gaji Rp3 Juta
- Estimasi pengeluaran: Rp2,3 juta/bulan
- Target minimal (3 bulan): ±Rp7 juta
- Strategi Menabung: Sisihkan 15–20% gaji → Rp450.000–Rp600.000/bulan
- Target tercapai dalam 12–16 bulan
3. Dana Darurat untuk Gaji Rp5 Juta
- Estimasi pengeluaran: Rp3,5 juta/bulan
- Target ideal (6 bulan): ±Rp21 juta
- Strategi Menabung: Sisihkan 20–25% gaji → Rp1–1,25 juta/bulan
- Target tercapai dalam 17–21 bulan
4. Dana Darurat untuk Gaji Rp10 Juta
- Estimasi pengeluaran: Rp6–7 juta/bulan
- Target ideal (6 bulan): ±Rp40 juta
- Strategi Menabung: Sisihkan 25–30% gaji → Rp2,5–3 juta/bulan
- Target tercapai dalam 13–16 bulan.
Itulah beberapa penjelasan tentang pentingnya seseorang memiliki dana darurat. Semoga membantu!
Kontributor : Damai Lestari