IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:34 WIB
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
Total throughput IPC Terminal Petikemas menembus 3.597.487 TEUs, tumbuh 13,2% dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 3.177.939 TEUs. Foto ist.
baca 10 detik
  • Sepanjang tahun 2025, total throughput IPC Terminal Petikemas menembus 3.597.487 TEUs.
  • Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan sejak berdiri.
  • Kinerja positif juga tercermin pada capaian bulan Desember 2025 yang mencatatkan throughput sebesar 327.880 TEUs.

Suara.com - IPC Terminal Petikemas menorehkan sejarah baru dalam kinerja operasionalnya. Sepanjang tahun 2025, total throughput IPC Terminal Petikemas menembus 3.597.487 TEUs, tumbuh 13,2% dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar 3.177.939 TEUs.

Pencapaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah perusahaan sejak berdiri, sekaligus menegaskan peran strategis IPC TPK sebagai penggerak arus logistik dan perdagangan ekspor-impor nasional, khususnya di wilayah barat Indonesia.

Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa pencapaian 3,6 juta TEUs merupakan hasil dari kepercayaan pengguna jasa serta sinergi kuat dengan seluruh stakeholder.

"Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti nyata kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan IPC Terminal Petikemas. Inovasi berkelanjutan, peningkatan kualitas layanan, serta dibukanya sejumlah layanan baru baik reguler maupun adhoc menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan throughput sepanjang 2025," ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Kinerja positif juga tercermin pada capaian bulan Desember 2025 yang mencatatkan throughput sebesar 327.880 TEUs, meningkat 12% dibandingkan Desember 2024 sebesar 292.690 TEUs. Dari total tersebut, petikemas domestik tercatat 247.153 TEUs, sementara petikemas internasional mencapai 80.727 TEUs, menunjukkan pertumbuhan yang seimbang antara arus logistik domestik dan internasional.

Sepanjang 2025, IPC Terminal Petikemas melayani 25 new service baik reguler maupun adhoc service, yang membuka peluang baru bagi pengguna jasa serta memperkuat ketersediaan armada pengangkut barang. Langkah ini turut mendorong kelancaran arus logistik dan memperluas konektivitas perdagangan nasional dan internasional.

Peningkatan kinerja juga terjadi di hampir seluruh area operasional IPC Terminal Petikemas. Di wilayah Tanjung Priok, kinerja meningkat 13,74%, disusul Area Panjang yang melonjak 24,5%, Area Teluk Bayur tumbuh signifikan sebesar 16,74%, Area Pontianak meningkat 7,4%, serta Area Palembang tumbuh 6,1%.

Sejalan dengan capaian tersebut, data Badan Pusat Statistik menunjukkan kinerja perdagangan nasional yang positif, di mana nilai ekspor nonmigas meningkat 7,07% menjadi US$244,75 miliar, sementara impor nonmigas naik 4,37% menjadi US$188,61 miliar, dengan surplus neraca perdagangan nonmigas Januari-November 2025 sebesar US$56, 15 miliar.

Menutup pernyataannya, Pramestie menegaskan bahwa capaian ini menjadi fondasi untuk pertumbuhan ke depan. "Pencapaian historis ini menjadi pijakan bagi IPC Terminal Petikemas untuk terus berinovasi dan memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan kolaborasi yang telah mengantarkan IPC Terminal Petikemas menembus capaian 3,6 juta TEUs untuk pertama kalinya," tutupnya.

baca juga

PT IPC Terminal Petikemas atau IPC TPK merupakan operator terminal yang memberikan pelayanan petikemas dengan sistem jaringan yang terintegrasi antar pelabuhan dan dikelola secara professional. IPC TPK adalah salah satu anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas.

PT IPC Terminal Petikemas beroperasi di 6 (enam) area kerja yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta; Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat; Pelabuhan Panjang, Lampung; Pelabuhan Palembang, Palembang; Pelabuhan Teluk Bayur, Padang; dan Pelabuhan Jambi, Jambi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026

Bikin Gonjang-ganjing Global, RI Bakal Pangkas Produksi Batu Bara ke 600 Juta Ton di 2026

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 15:09 WIB

Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis

Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:42 WIB

Diprotes Pengusaha Sawit soal Aturan DHE, Purbaya Tantang Balik: Saya Kejar!

Diprotes Pengusaha Sawit soal Aturan DHE, Purbaya Tantang Balik: Saya Kejar!

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 21:17 WIB

×