Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 15 Januari 2026 | 13:49 WIB
IHSG Bidik Level 10.500: Mirae Asset Tetap Bullish di Tengah Tantangan Rupiah
Ilustrasi. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan pasar saham Indonesia pada tahun 2026 akan tetap berada dalam jalur konstruktif. Foto Antara.
  • Mirae Asset targetkan IHSG tembus 10.500 di 2026 didukung pertumbuhan ekonomi 5,3%.
  • IHSG cetak rekor 8.944,8 meski Rupiah tertekan hingga level 16.800 per Dollar AS.
  • Saham komoditas dan telekomunikasi jadi motor utama penguatan pasar saham tahun ini.

Suara.com - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan pasar saham Indonesia pada tahun 2026 akan tetap berada dalam jalur konstruktif.

Meski dibayangi tekanan nilai tukar dan inflasi, indeks harga saham gabungan (IHSG) optimistis mampu menembus level 10.500 pada akhir tahun.

Mengawali tahun 2026, IHSG telah menunjukkan taji dengan mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.944,8 pada Rabu (7/1). Fenomena ini tergolong unik karena terjadi di saat data makroekonomi domestik sedang mengalami tekanan.

"Penguatan IHSG terjadi di tengah data ekonomi yang relatif kurang menggembirakan, mulai dari inflasi Desember yang tinggi hingga defisit fiskal yang melebar," ujar Rully Arya Wisnubroto, Chief Economist & Head of Research Mirae Asset.

Pasar keuangan domestik saat ini masih menghadapi sentimen risk-off global yang memperkuat Dollar AS (DXY). Akibatnya, Rupiah sempat terdepresiasi hingga menembus level 16.800, posisi terlemah sejak April 2025. Kondisi ini membuat Bank Indonesia (BI) diprediksi akan sangat berhati-hati dalam menentukan suku bunga pada RDG Januari ini.

Namun, Rully menekankan bahwa investor cenderung melihat prospek jangka menengah. Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh lebih tinggi mencapai 5,3% pada 2026, naik dari 5,1% di tahun sebelumnya.

Optimisme Mirae Asset didorong oleh beberapa sektor kunci yang menjadi motor penggerak indeks seperti komoditas & pertambangan dimana saham seperti AMMN, BUMI, BYAN, dan BRMS diuntungkan oleh kenaikan harga emas dan ketidakpastian geopolitik.

Selain itu sektor telekomunikasi dimana pertumbuhan ekonomi digital memperkuat prospek sektor infrastruktur jaringan.

"Keselarasan kebijakan moneter dan fiskal akan menjadi kunci. Jika stimulus berjalan efektif, pasar memiliki fondasi kuat untuk mencapai target 10.500," tutup Rully.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:30 WIB

IHSG Masih Betah di Level 9.000 pada Awal Perdagangan Jelang Libur Panjang

IHSG Masih Betah di Level 9.000 pada Awal Perdagangan Jelang Libur Panjang

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 09:14 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Tipis Hari Ini, Cek Saham-saham Rekomendasi

IHSG Diproyeksi Menguat Tipis Hari Ini, Cek Saham-saham Rekomendasi

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 08:54 WIB

Terkini

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:24 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:07 WIB

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:01 WIB

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:52 WIB

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:48 WIB

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:45 WIB

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:47 WIB

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:44 WIB

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:18 WIB