Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja

Dicky Prastya | Suara.com

Kamis, 15 Januari 2026 | 16:07 WIB
Direstui Prabowo, Purbaya Ancam Setop Kirim Anggaran Jika Kementerian Lelet Belanja
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
    • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan memantau langsung kementerian dan lembaga guna mempercepat penyerapan APBN 2026 atas restu Presiden Prabowo Subianto.
    • Purbaya mengancam akan menghentikan penyaluran anggaran bagi kementerian atau lembaga yang masih lambat dalam melakukan belanja negara.
    • Kementerian Keuangan akan mengirim tim khusus untuk mendampingi pemerintah pusat maupun daerah agar pengelolaan anggaran lebih tepat waktu dan sasaran.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal melanjutkan cawe-cawe ke Kementerian atau Lembaga (K/L) untuk memantau penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) 2026.

Dalam acara bertajuk 'Semangat Awal Tahun 2026' yang digelar di Jakarta pada Rabu (14/1/2026) kemarin, Menkeu Purbaya menyebut kalau langkah ini sudah direstui Presiden RI Prabowo Subianto agar para K/L bisa lebih cepat menyerap anggaran.

"Pak, saya ingin keliling kementerian-lembaga supaya mereka belanja. Go," kenang Purbaya saat diskusi dengan Prabowo, Rabu (14/1/2026).

Purbaya mengaku tak tahu alasan kementerian dan lembaga lambat menyerap anggaran. Ia menyebut kalau fenomena itu sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Bendahara Negara bercerita, Pemerintah sempat membentuk Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan atau UKP4 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar para K/L cepat membelanjakan anggaran.

Hanya saja di era Presiden Prabowo, Purbaya mengakui kalau lembaga semacam itu belum dibentuk. Namun ia tak keberatan jika tugas itu dilakukan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bahkan Purbaya juga mengancam bakal menyetop anggaran Kementerian dan Lembaga apabila masih lelet belanja.

"Kalau enggak ada yang jalankan itu ya saya jalankan dari tempat saya. Lebih berkuasa lagi. Kalau mereka enggak belanjain, gua potong saja anggarannya. Bukan dipotong, saya akan setop, saya enggak kirim saja biar mereka teriak-teriak," timpal dia.

Purbaya menegaskan kalau ini dilakukan agar mereka bisa belanja tepat waktu, tepat sasaran, dan tidak bocor. Hal yang sama juga akan diberlakukan ke Pemerintah Daerah (Pemda).

Lebih lagi di akhir 2025 kemarin, Pemda masih memiliki dana sekitar Rp 100 triliun. Purbaya menduga kalau fenomena ini terjadi lantaran mereka belum memahami cara membelanjakan anggaran tepat waktu.

Nantinya, Purbaya bakal mengirim pegawai Kemenkeu untuk diskusi kepada K/L maupun Pemda agar bisa lebih cepat membelanjakan anggaran.  Dengan demikian mesin fiskal bisa berjalan lebih baik.

"Jadi tahun ini saya akan kirim orang-orang dari Keuangan untuk diskusi lah dengan mereka supaya mereka lebih bagus lagi belanjanya di daerah. Tapi bukan daerah saja, pusat juga akan kita lakukan hal yang sama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital

RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 15:40 WIB

Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN

Terungkap! Ini yang Dikoreksi Prabowo dari Desain hingga Fungsi IKN

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 14:06 WIB

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 12:30 WIB

Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini

Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:40 WIB

Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya

Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 20:26 WIB

Penerimaan Pajak 2025 Tekor Rp271,7 Triliun

Penerimaan Pajak 2025 Tekor Rp271,7 Triliun

Foto | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:54 WIB

Terkini

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:29 WIB

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:28 WIB

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:05 WIB

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:58 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB