Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 15 Januari 2026 | 17:30 WIB
Perluas Akses Air Bersih Pascabencana, Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor di Aceh
Menteri Pekerjaan Umum (Men PU) Dody Hanggodo saat meninjau lokasi yang akan dibangun embung, Jumat (7/2/2025). [Suara.com/Ari Welianto]
  • BPBPK Aceh membangun sarana air bersih berupa 57 titik sumur dangkal dan bor dalam di wilayah terdampak bencana Sumatera.
  • Penyediaan air bersih menjadi prioritas utama penanganan pascabencana untuk pemulihan kebutuhan dasar masyarakat pasca-kejadian.
  • Pekerjaan pengeboran di Aceh Tamiang, Pidie Jaya, dan Bener Meriah bervariasi, mulai dari selesai hingga tahap persiapan teknis.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh menambah pembangunan sarana air bersih berupa sumur dangkal dan sumur bor dalam di wilayah terdampak bencana Sumatera.

Di luar pekerjaan 24 titik sumur bor yang ditangani Balai Wilayah Sungai Sumatera I, BPBPK Aceh mengerjakan pengeboran tambahan di 57 titik yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Lokasi tersebut antara lain berada di Kabupaten Aceh Tamiang, Pidie Jaya, dan Bener Meriah yang sempat mengalami gangguan layanan air bersih.

Pelaksanaan pekerjaan di lapangan saat ini berada pada tahapan yang bervariasi. Sejumlah lokasi telah selesai dan dimanfaatkan masyarakat, sementara lainnya masih dalam proses persiapan, mobilisasi alat, hingga pengeboran aktif sesuai kondisi teknis di lapangan.

Ilustrasi penggunaan air bersih (Pexels)
Ilustrasi penggunaan air bersih (Pexels)

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, penyediaan air bersih menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Menurutnya, pemulihan tidak hanya berkaitan dengan perbaikan infrastruktur fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi.

"Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih. Fasilitas ibadah, layanan kesehatan, dan hunian sementara harus segera berfungsi normal agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan layak," kata ujar Dody dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).

Di Kabupaten Aceh Tamiang, lima unit sumur bor dangkal telah rampung 100 persen dan digunakan masyarakat. Sarana tersebut berada di Polindes Meunasah Paya dan Puskesmas Manyak Payed di Kecamatan Manyak Payed, Puskesmas Karang Baru serta Masjid Babul Falah di Kecamatan Karang Baru, dan Masjid Baitul Amal di Kecamatan Sekerak.

Keberadaan sumur-sumur tersebut mendukung operasional fasilitas kesehatan, tempat ibadah, serta aktivitas harian warga sekitar. Air bersih yang kembali mengalir dinilai membantu mempercepat pemulihan kehidupan sosial masyarakat pascabencana.

Selain sumur dangkal, pembangunan sumur bor dalam di Aceh Tamiang masih terus berjalan. Pengeboran terdalam tercatat berada di Puskesmas Bendahara dengan kedalaman mencapai 85 meter. Disusul Puskesmas Rantau sedalam 65 meter serta Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau yang telah mencapai 35 meter.

Di Kecamatan Kota Kuala Simpang, pengeboran sumur bor dalam di Puskesmas Kuala Simpang telah mencapai kedalaman 45 meter. Sementara itu, sumur bor dalam di Desa Kota Lintang telah selesai dan sudah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Pekerjaan serupa juga berlangsung di Kecamatan Karang Baru. Pengeboran sumur bor dalam di Puskesmas Karang Baru telah mencapai kedalaman 47 meter. Adapun di Kantor Datok Alur Bemban, pekerjaan baru dimulai dengan kedalaman awal enam meter setelah dilakukan survei geolistrik.

Di Kecamatan Kejuruan Muda, pembangunan sarana air bersih masih terus berproses. Pekerjaan sumur dangkal dan sumur bor dalam di Puskesmas Kejuruan Muda berada pada tahap mobilisasi alat. 

Sementara itu, di Kantor Datok Kampung Suka Makmur, sumur bor dalam telah selesai 100 persen dan siap dimanfaatkan, sedangkan sumur dangkal masih menunggu tahap lanjutan.

Sementara di Kabupaten Pidie Jaya, sejumlah sumur dangkal telah selesai dan digunakan masyarakat. 

Lokasi tersebut antara lain berada di Huntara 1 Kompleks Dinas Perhubungan Kabupaten Pidie Jaya Kecamatan Meurah Dua, Meunasah Gampong Dayah Kruet Kecamatan Meurah Dua, Meunasah Gantung dan Meunasah Gampong Beurawang Kecamatan Meureudu, serta Meunasah Cut Kecamatan Meureudu.

Untuk sumur bor dalam di Pidie Jaya, pekerjaan masih terus berlangsung di beberapa titik. Di antaranya Huntara 2 Kecamatan Meurah Dua dengan kedalaman 14 meter, Meunasah Gampong Seunong Kecamatan Meurah Dua sedalam 35 meter, serta Kompleks Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pidie Jaya yang telah mencapai kedalaman 27 meter.

Adapun di Kabupaten Bener Meriah, pelaksanaan pembangunan sumur bor dalam menghadapi tantangan kondisi geografis dan teknis. Pengeboran aktif dilakukan di Huntara Desa Tunyang Kecamatan Timang Gajah dengan kedalaman 32 meter, serta Dusun Sejahtera Kecamatan Pintu Rime Gayo yang telah mencapai 22 meter.

Di sejumlah lokasi lain di Bener Meriah, pekerjaan masih berada pada tahap survei dan kajian geolistrik. Lokasi tersebut meliputi Desa Teritit dan Blang Paku Kecamatan Wih Pesam, Desa Bintang Bener Kecamatan Bener Kelipah, Desa Pemangko dan Jelobok Kecamatan Permata, serta Desa Bukit Wih Ilang dan Paya Rungkel Kecamatan Bandar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Air Bersih Kembali Mengalir di Aceh Tamiang, Sumur Bor Kementerian PU Mulai Dimanfaatkan Warga

Air Bersih Kembali Mengalir di Aceh Tamiang, Sumur Bor Kementerian PU Mulai Dimanfaatkan Warga

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:40 WIB

Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh

Fokus dari Hulu, Kementerian PU Bangun Puluhan Sabo Dam di Aceh

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 18:23 WIB

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 19:48 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB