Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Proyeksi IHSG 19 Januari: Menimbang BI Rate di Tengah Gejolak Tarif Global

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 19 Januari 2026 | 06:05 WIB
Proyeksi IHSG 19 Januari: Menimbang BI Rate di Tengah Gejolak Tarif Global
Ilustrasi/Dok Bank Mandiri
  • IHSG diperkirakan konsolidasi di rentang 9.000 hingga 9.200 selama 19-23 Januari 2026.
  • Sentimen pasar pekan depan dipengaruhi data domestik serta keputusan kebijakan moneter global mengenai inflasi.
  • Investor asing mencatatkan beli bersih Rp3,2 triliun, didukung fundamental positif penjualan ritel dan FDI Indonesia.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak dalam fase konsolidasi pada rentang perdagangan 19-23 Januari 2026.

PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) mematok level support psikologis di angka 9.000 dengan titik resistance pada level 9.200.

Imam Gunadi, Equity Analyst IPOT, mengungkapkan bahwa sentimen awal pekan ini sangat bergantung pada kombinasi rilis data ekonomi domestik serta dinamika kebijakan moneter global.

"Fokus pasar akan beralih pada serangkaian rilis data dan keputusan kebijakan global dan domestik," kata Imam dalam pernyataan resminya di Jakarta, Minggu (18/1/2026), via Antara.

Dari dalam negeri, perhatian utama tertuju pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Konsensus pasar memproyeksikan Bank Indonesia akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen.

Langkah ini dinilai strategis guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian global.

Kondisi fundamental Indonesia sendiri menunjukkan sinyal positif:

  • Penjualan Ritel: Tumbuh 6,3 persen (yoy) pada November 2025, merupakan laju tercepat sejak Maret 2024.
  • Investasi Asing (FDI): Pada kuartal IV-2025, FDI melesat 4,3 persen (yoy) menjadi Rp256,3 triliun, didominasi oleh sektor pertambangan dan logam dasar.

Pasar global saat ini tengah dibayangi oleh eskalasi risiko perdagangan. Rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 10 persen terhadap produk negara-negara Eropa terkait sengketa Greenland telah memicu reaksi keras dari Uni Eropa.

Hal ini menimbulkan ketidakpastian hukum yang mengganggu stabilitas pasar internasional.

Selain isu tarif, pelaku pasar juga akan mencermati beberapa rilis data penting lainnya:

  1. Amerika Serikat: Rilis US Core PCE Price Index yang diperkirakan berada di level 2,7 persen (yoy). Data ini merupakan indikator inflasi utama yang menjadi acuan kebijakan suku bunga The Fed.
  2. China: Pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 dengan estimasi 4,4 persen (yoy). Selain itu, keputusan suku bunga Loan Prime Rate (LPR) oleh Bank Sentral China (PBOC) akan menjadi indikator penting bagi ketahanan ekonomi Asia.

Menutup perdagangan Kamis lalu (14/1), IHSG berhasil menguat 1,55 persen ke posisi 9.075. Dalam sepekan terakhir, investor asing membukukan beli bersih (net buy) fantastis senilai Rp3,2 triliun.

Menurut Imam, kembalinya aliran dana asing ke bursa domestik merupakan cerminan dari kepercayaan investor terhadap ketahanan makro ekonomi Indonesia.

Meskipun volatilitas dunia meningkat akibat kebijakan perdagangan AS, performa sektor ritel dan investasi langsung di tanah air tetap memberikan daya tarik bagi modal internasional.


DISCLAIMER: Prediksi pasar saham bersifat spekulatif dan dipengaruhi oleh rilis data yang dinamis. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab investor. Sangat disarankan untuk melakukan manajemen risiko dan diversifikasi portofolio sesuai dengan profil risiko masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Harga BBRI saat Sahamnya Ramai Diborong Investor Asing

Target Harga BBRI saat Sahamnya Ramai Diborong Investor Asing

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 18:29 WIB

Aturan Baru Purbaya, DJP Bisa Sita hingga Jual Saham Jika Warga Tak Bayar Pajak

Aturan Baru Purbaya, DJP Bisa Sita hingga Jual Saham Jika Warga Tak Bayar Pajak

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 16:30 WIB

Profil Saham AYLS: Emiten yang Baru Saja Transaksi Akuisisi Jumbo

Profil Saham AYLS: Emiten yang Baru Saja Transaksi Akuisisi Jumbo

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:50 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB

Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru

Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:02 WIB