Rupiah Semakin Merosot Nilainya, Dibuka di Level Rp 16.908

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 19 Januari 2026 | 10:58 WIB
Rupiah Semakin Merosot Nilainya, Dibuka di Level Rp 16.908
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah pada pembukaan Senin, 19 Januari 2026, dibuka di pasar spot pada level Rp 16.908 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah 0,12% disebabkan sentimen negatif dari pelebaran defisit anggaran meskipun indeks dolar AS melemah.
  • Investor mengantisipasi RDGBI dengan rentang pergerakan rupiah diperkirakan antara Rp 16.850 hingga Rp 16.950.

Suara.com - Nilai tukar terus menunjukkan pelemahan pada pembukaan, Senin, 19 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka pada level Rp 16.908 per dolar AS atau USD

Pelemahan ini membuat mata uang garuda terus terpuruk. Alhasil, rupiah melemah 0,12 persen persen dibanding penutupan pada Kamis yang berada di level Rp 16.896 per USD

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.880 per USD.  

Ilustrasi uang rupiah. [Antara]
Ilustrasi uang rupiah. [Antara]

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian menguat terhadap dolar AS pagi ini. 

Hal itu terlihat dari Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,51 persen, disusul yen Jepang yang menguat 0,24 persen, dolar Singapura menguat 0,18 persen, yuan China menguat 0,08 persen.

Disusul dolar Taiwan menguat 0,08 persen dan ringgit Malaysia menguat 0,03 persen terhadap dolar AS. Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini.

Hal itu terlihat dari peso Filipina melemah 0,07 persen, won Korea melemah 0,05 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,009 persen terhadap dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan mendapatkan sentimen negatif terkait pelebaran defisit anggaran. 

"Walau indeks dolar AS melemah tajam oleh perkembangan ini, namun rupiah diperkirakan masih akan lebih condong tertekan karna sentimen risk off," katanya saat dihubungi Suara.com.

baca juga

Namun, data ekonomi China yang baru dirilis secara umum lebih kuat dari harapan bisa menahan perlemahan Rupiah yg lebih besar. 

"Investor juga mengantisipasi RDGBI hari rabu yang walau diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kali ini, namun investor mencari kejelasan akan prospek suku bunga kedepannya Range Rp 16.850 - Rp 16.950," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:18 WIB

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB

Pelebaran Defisit Anggaran Tekan Rupiah Loyo di Level Rp 16.896

Pelebaran Defisit Anggaran Tekan Rupiah Loyo di Level Rp 16.896

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×