Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Rupiah Semakin Merosot Nilainya, Dibuka di Level Rp 16.908

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 19 Januari 2026 | 10:58 WIB
Rupiah Semakin Merosot Nilainya, Dibuka di Level Rp 16.908
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah pada pembukaan Senin, 19 Januari 2026, dibuka di pasar spot pada level Rp 16.908 per dolar AS.
  • Pelemahan rupiah 0,12% disebabkan sentimen negatif dari pelebaran defisit anggaran meskipun indeks dolar AS melemah.
  • Investor mengantisipasi RDGBI dengan rentang pergerakan rupiah diperkirakan antara Rp 16.850 hingga Rp 16.950.

Suara.com - Nilai tukar terus menunjukkan pelemahan pada pembukaan, Senin, 19 Januari 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot dibuka pada level Rp 16.908 per dolar AS atau USD

Pelemahan ini membuat mata uang garuda terus terpuruk. Alhasil, rupiah melemah 0,12 persen persen dibanding penutupan pada Kamis yang berada di level Rp 16.896 per USD

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp 16.880 per USD.  

Ilustrasi uang rupiah. [Antara]
Ilustrasi uang rupiah. [Antara]

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian menguat terhadap dolar AS pagi ini. 

Hal itu terlihat dari Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,51 persen, disusul yen Jepang yang menguat 0,24 persen, dolar Singapura menguat 0,18 persen, yuan China menguat 0,08 persen.

Disusul dolar Taiwan menguat 0,08 persen dan ringgit Malaysia menguat 0,03 persen terhadap dolar AS. Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini.

Hal itu terlihat dari peso Filipina melemah 0,07 persen, won Korea melemah 0,05 persen dan dolar Hong Kong melemah 0,009 persen terhadap dolar AS.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dikarenakan mendapatkan sentimen negatif terkait pelebaran defisit anggaran. 

"Walau indeks dolar AS melemah tajam oleh perkembangan ini, namun rupiah diperkirakan masih akan lebih condong tertekan karna sentimen risk off," katanya saat dihubungi Suara.com.

baca juga

Namun, data ekonomi China yang baru dirilis secara umum lebih kuat dari harapan bisa menahan perlemahan Rupiah yg lebih besar. 

"Investor juga mengantisipasi RDGBI hari rabu yang walau diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kali ini, namun investor mencari kejelasan akan prospek suku bunga kedepannya Range Rp 16.850 - Rp 16.950," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:18 WIB

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00 WIB

Pelebaran Defisit Anggaran Tekan Rupiah Loyo di Level Rp 16.896

Pelebaran Defisit Anggaran Tekan Rupiah Loyo di Level Rp 16.896

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:00 WIB

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:59 WIB

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi,  Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:57 WIB

Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai

Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:56 WIB

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:55 WIB

Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan

Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan

Jogja | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia

Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya

Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:49 WIB

×