Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Emiten ZATA Harganya Meroket, Ini Dia Sosok Saudagar Pemegang Sahamnya

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 19 Januari 2026 | 14:02 WIB
Emiten ZATA Harganya Meroket, Ini Dia Sosok Saudagar Pemegang Sahamnya
el zatta hijab (saham ZATA) [Ist]
  • Saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) mencapai Auto Reject Atas pada Senin, 19 Januari 2026, naik 33,33% menjadi Rp108 per saham.
  • Kinerja solid ZATA ditopang pendapatan kuartal III-2025 sebesar Rp32,73 miliar, tumbuh 14,81% secara tahunan.
  • Pengendali utama ZATA, emiten busana muslim pemilik merek Elzatta, adalah Asep Sulaeman Sabanda melalui PT Lembur Sadaya Investama.

Suara.com - Saham emiten busana muslim, PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), mencatatkan performa luar biasa dengan menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) pada perdagangan Senin (19/1/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 11.15 WIB, harga saham ZATA melonjak signifikan sebesar 33,33 persen atau naik 27 poin ke level Rp108 per saham.

Sejak pasar dibuka, emiten yang menaungi jenama Elzatta ini langsung bergerak agresif dari harga pembukaan Rp85 dan terus bertahan di zona hijau hingga mencapai puncaknya di sesi pagi.

Kinerja Keuangan ZATA

Lonjakan harga ini membawa kapitalisasi pasar ZATA melambung ke angka sekitar Rp917,57 miliar. Meski demikian, investor perlu mencermati rasio price to earnings (P/E) perseroan yang berada di level cukup tinggi, yakni sekitar 511 kali.

Salah satu motor penggerak utama penguatan harga saham ini adalah performa keuangan yang solid. Dalam laporan keuangan terbaru kuartal III-2025, ZATA berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp32,73 miliar.

Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 14,81 persen secara tahunan (year on year/yoy), yang memberikan sinyal positif bagi para pelaku pasar mengenai ketahanan bisnis mode muslim di tanah air.

Profil ZATA dan Pemiliknya: Jejak Bisnis di Bawah Kendali Sultan Subang

PT Bersama Zatta Jaya Tbk merupakan pemain utama dalam industri busana muslim nasional. Didirikan di Bandung pada tahun 2012, perusahaan ini berkembang pesat di bawah payung grup ELCORPS. Beberapa fakta penting mengenai perseroan meliputi:

Merek Populer: Menaungi brand fesyen ternama seperti Elzatta dan Dauky, dengan fokus pada pakaian pria, wanita, anak-anak, hingga perlengkapan ibadah.

Struktur Kepemilikan: Pengendali utama perusahaan adalah PT Lembur Sadaya Investama (LSI), yang dimiliki hampir sepenuhnya (99,9%) oleh pengusaha sukses asal Subang, Asep Sulaeman Sabanda.

Afiliasi Grup: Selain ZATA, Asep Sulaeman Sabanda atau yang akrab dijuluki 'Sultan Subang' juga memiliki keterkaitan dengan emiten lain seperti PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) dan PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS).

Keberhasilan ZATA menyentuh level ARA hari ini menunjukkan tingginya minat investor terhadap sektor ini usai pemerintah melalui Danantara berencana membangun badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil

Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, Pemerintah akan membentuk BUMN baru khusus sektor tekstil ini dengan pendanaan sebesar 6 miliar dolar AS (Rp101 triliun) melalui BPI Danantara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Saham UMA Hari Ini 19 Januari 2026, BEI Ungkap Penyebabnya

Daftar Saham UMA Hari Ini 19 Januari 2026, BEI Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 12:21 WIB

Penyebab Saham BUMI Terus Turun, Harganya Ambles Berhari-hari

Penyebab Saham BUMI Terus Turun, Harganya Ambles Berhari-hari

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 11:53 WIB

IHSG Masih Betah di Level 9.000 di Pembukaan Awal Pekan

IHSG Masih Betah di Level 9.000 di Pembukaan Awal Pekan

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 09:14 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB