Purbaya Ogah Tambah Dana SAL ke Bank, Klaim Kredit Segera Tumbuh

Dicky Prastya Suara.Com
Selasa, 20 Januari 2026 | 12:44 WIB
Purbaya Ogah Tambah Dana SAL ke Bank, Klaim Kredit Segera Tumbuh
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto Rina-Suara.com
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya enggan menyalurkan lagi dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan karena menilai sudah memadai.
  • Kondisi ekonomi dianggap membaik karena pertumbuhan uang primer (M0) sudah mendekati angka 13 persen saat ini.
  • Pemerintah sebelumnya telah menarik kembali dana SAL sebesar Rp75 triliun dari bank, menyisakan Rp201 triliun di perbankan.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku enggan untuk kembali mengguyur dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke perbankan. Ia mengaku sisa kas negara dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu sudah cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Menkeu Purbaya mengklaim kalau kondisi ekonomi membaik itu terlihat dari pertumbuhan uang primer (M0) yang kini mendekati 13 persen.

"Enggak, sekarang sudah cukup. Tapi saya akan monitor. Sekarang tuh sudah tumbuhnya hampir 13 persen M0-nya. Sudah cukup. Kalau dijaga di situ kan sudah bertumbuh kredit double digit," kata Purbaya usai ditemui di Gedung DPR RI, dikutip Selasa (20/1/2026).

Purbaya menyebut kalau penurunan M0 sempat turun meskipun dia sudah menempatkan dana SAL ke bank. Meski begitu dia yakin kalau kredit bakal bertumbuh dalam beberapa bulan ke depan.

"Kalau seperti sekarang, ini akan semakin memberi ruang dan memaksa kredit untuk tumbuh ke double digit. Jadi Anda enggak usah takut ekonomi akan tumbuh lebih baik," jelasnya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana saldo anggaran lebih (SAL) milik Pemerintah sebesar Rp 75 dari perbankan. Artinya, uang negara yang disuntik ke bank tersisa sekitar Rp 201 triliun.

Diketahui Menkeu Purbaya menempatkan dana SAL Rp 200 triliun ke Himpunan Bank Negara (Himbara) meliputi BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan BSI. Ia lalu menambahkan Rp 76 triliun lagi ke Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Jakarta.

"Itu kan kita sudah masukkan semua waktu itu ke perbankan. Jadi pelan-pelan kita tarik sedikit ya. Sisanya yang di bank ada Rp 201 triliun yang di perbankan. Yang 75 kita tarik tapi kita belanjakan lagi," kata Purbaya saat konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Baca Juga: Purbaya Mau Tarik Cukai dari Rokok Ilegal, Ancam Tutup Jika Masih Nakal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI