Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Intip Gaji Syifa, WNI yang Viral Gabung Tentara Militer AS

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:36 WIB
Intip Gaji Syifa, WNI yang Viral Gabung Tentara Militer AS
Syifa [Ist]

Suara.com - Dunia maya tengah dihebohkan oleh profil seorang perempuan muda bernama Syifa.

Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tangerang, Banten ini mendadak menjadi pusat perhatian setelah resmi bergabung dengan Army National Guard (Garda Nasional) Amerika Serikat.

Penampilan Syifa yang mengenakan hijab dipadukan dengan seragam loreng bertuliskan "U.S. Army" menjadi daya tarik tersendiri bagi warganet tanah air.

Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang WNI bisa masuk ke dalam jajaran militer Amerika Serikat.

Status Green Card Sebagai Pintu Masuk

Meski masih memegang paspor Indonesia, Syifa memenuhi kualifikasi hukum untuk mendaftar militer AS karena statusnya sebagai pemegang Green Card atau Permanent Resident. 

Perlu dipahami bahwa syarat utama untuk menjadi prajurit militer Amerika tidak mewajibkan status kewarganegaraan AS sejak awal. Seseorang minimal harus memiliki izin tinggal tetap yang sah. 

Apa itu Garda Nasional (National Guard)?

Garda Nasional merupakan komponen cadangan militer Amerika Serikat yang direkrut dan dikelola oleh masing-masing negara bagian (seperti unit Maryland tempat Syifa bertugas).

Meski berada di bawah kendali gubernur negara bagian untuk urusan lokal, satuan ini dapat dikerahkan ke level nasional oleh Presiden apabila dibutuhkan dalam kondisi darurat atau misi luar negeri.

Gaji Tentara Amerika Serikat (Data Per Januari 2026)

Sistem pengupahan US Army diatur secara ketat berdasarkan pangkat (rank) dan masa pengabdian. Sebagai prajurit pemula di kategori Enlisted (E), Syifa menerima pembayaran penuh selama masa pelatihan.

Berdasarkan data terbaru per 20 Januari 2026, rata-rata penghasilan tahunan anggota Garda Nasional mencapai USD 35.072 atau setara dengan Rp605 juta (asumsi kurs saat ini). Berikut adalah rincian pendapatannya:

  • Bulanan: USD 2.922 (sekitar Rp49,5 juta).
  • Mingguan: USD 674 (sekitar Rp11,4 juta).
  • Per Jam: USD 16,86 (sekitar Rp285 ribu).

Angka tersebut merupakan gaji dasar yang dapat melonjak hingga USD 45.000 per tahun bagi prajurit dengan kualifikasi tinggi.

Faktor penentu kenaikan gaji meliputi spesialisasi pekerjaan (Military Occupational Specialty), lokasi penempatan, dan pengalaman di lapangan.

Tunjangan dan Fasilitas Tambahan

Selain gaji pokok, anggota Garda Nasional mendapatkan berbagai keuntungan finansial lainnya:

  • Tunjangan Perumahan: Tersedia bantuan dana tempat tinggal, terutama bagi prajurit yang sudah berkeluarga.
  • Insentif Pajak: Pajak hanya dikenakan pada gaji pokok. Bonus tambahan atau pendapatan saat bertugas di zona konflik sering kali bersifat bebas pajak (tax-exempt).
  • Standar Active Duty: Selama menjalani pelatihan tahunan (selama dua minggu) atau misi khusus, prajurit dibayar dengan standar tugas aktif penuh.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Romantisnya Lamaran El Rumi dan Syifa Hadju, Bernuansa Alam di Tengah Jakarta

Romantisnya Lamaran El Rumi dan Syifa Hadju, Bernuansa Alam di Tengah Jakarta

Entertainment | Rabu, 21 Januari 2026 | 19:10 WIB

Warna Senada Penuh Makna: Gaya Syifa Hadju dan El Rumi di Acara Lamaran yang 'Earthy' dan Berkelas

Warna Senada Penuh Makna: Gaya Syifa Hadju dan El Rumi di Acara Lamaran yang 'Earthy' dan Berkelas

Entertainment | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:07 WIB

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB