BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:30 WIB
BI Rate Tetap, Rupiah Langsung Perkasa ke Level Rp 16.936
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • Rupiah pulih pada Rabu, 21 Januari 2026, ditutup Rp16.936 per USD, menguat 0,13 persen dari hari sebelumnya.
  • Penguatan rupiah didorong oleh keputusan Bank Indonesia menahan suku bunga acuan pada level 4,75 persen.
  • Penguatan rupiah diperkirakan terbatas karena investor masih mencermati faktor defisit anggaran mendekati tiga persen.

Suara.com - Nilai tukar akhirnya menunjukkan pemulihan pada penutupan Rabu, 21 Januari 2026.  Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp16.936 per dolar AS atau USD.

Alhasil, rupiah menguat 0,13 persen dibanding penutupan pada Selasa yang berada di level Rp 16.956 per USD.

Sedangkan, kurs Jisdor Bank Indonesia tercatat di Rp16.963 per dolar AS.  

Sementara itu, pergerakan mata uang Asia sebagian menguat.

Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Karyawan mengecek tumpukan uang tunai di cash pooling Plaza Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (1/8/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Salah satunya, won Korea mencatat kenaikan terbesar yakni 0,60 persen, disusul peso Filipina yang menguat 0,31 persen, yen Jepang menguat 0,13 persen.

Diikuti dolar Singapura menguat 0,05 persen, dolar Hong Kong menguat 0,03 persen dan ringgit Malaysia yang menguat 0,03 persen.

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS sore ini. Rupee India melemah 0,81 persen, dolar Taiwan melemah 0,09 persen, baht Thailand melemah 0,06 persen. Lalu ada  yen Jepang dan yuan China melemah 0,05 persen terhadap dolar AS. 

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 98,57, turun dari sehari sebelumnya yang da di 98,64.

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah berkat keputusan Bank Indonesia (BI) yang menahan suku bunga di 4,75 persen

Baca Juga: Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun

"Rupiah berhasil menguat terhadap dolar AS setelah dalam RDGBI, pernyataan BI dipandang dovish, BI masih perlu mencermati peluang untuk memangkas suku bunga dan peluang ini ditafsir sebagai tekanan pada rupiah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas. Sebab, defisit anggaran yang hampir mencapai 3 persen membuat investor ragu. 

"Sulit dipertahankan, secara rupiah masih terbebani faktor lain yaitu defisit anggaran dan independensi BI," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI