Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

UNTR Siapkan Dana Buyback Rp2 Triliun Pasca Pelemahan Harga Saham

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2026 | 12:20 WIB
UNTR Siapkan Dana Buyback Rp2 Triliun Pasca Pelemahan Harga Saham
United Tractors. [unitedtractors.com]
  • PT United Tractors (UNTR) mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai Rp2 triliun dari kas internal perusahaan.
  • Aksi korporasi ini berlangsung tiga bulan, dari 22 Januari hingga 15 April 2026, bertujuan mendukung stabilitas harga saham.
  • Pembelian saham ini dibatasi maksimal 20% dari modal disetor dan menjaga saham publik di atas 7,5%.

Suara.com - PT United Tractors Tbk (UNTR), secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham di pasar modal.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (22/1/2026), perseroan telah menyiapkan anggaran jumbo mencapai Rp2 triliun untuk memuluskan aksi korporasi tersebut.

Aksi ini sendiri dilakukan di tengah pelemahan saham UNTR yang terjadi pada Rabu lalu. Saat penutupan sesi I pada Kamis (22/1/2026) saham UNTR berada di kisaran 27.250. Pulih tipis dari sebelumnya.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh pendanaan untuk buyback ini bersumber sepenuhnya dari kas internal perusahaan.

UNTR memastikan tidak menggunakan dana pinjaman maupun dana hasil penawaran umum (IPO/Right Issue) untuk menjaga struktur permodalan yang sehat.

Jadwal dan Ketentuan Batas Saham

Aksi korporasi ini dijadwalkan berlangsung dalam kurun waktu tiga bulan, terhitung mulai 22 Januari hingga 15 April 2026.

Dalam pelaksanaannya, United Tractors menetapkan batasan ketat guna mematuhi regulasi pasar modal:

Batas Maksimal: Jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melampaui 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

Saham Publik (Free Float): Perusahaan menjamin bahwa setelah proses ini selesai, jumlah saham publik tetap terjaga di atas level minimal 7,5%.

Regulasi: Langkah ini dilakukan dengan merujuk pada POJK No. 13/2023 dan POJK No. 29/2023 yang mengatur tentang stabilitas harga saham dalam kondisi pasar fluktuatif.

Meski menggelontorkan dana triliunan rupiah, manajemen United Tractors optimistis bahwa langkah ini tidak akan mengganggu stabilitas operasional maupun pendapatan perseroan secara material.

Modal kerja dan arus kas (cash flow) perusahaan saat ini dinilai sangat mencukupi untuk membiayai pembelian saham sekaligus mendanai ekspansi bisnis rutin.

Tujuan utama dari buyback ini adalah untuk memberikan sinyal positif kepada investor mengenai nilai fundamental saham UNTR yang kokoh.

Di tengah kondisi pasar yang bergerak dinamis, aksi ini diharapkan mampu memberikan dukungan stabilitas pada harga saham di bursa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Bangkit di Awal Perdagangan Kamis ke Level 9.052, Tapi Rawan Koreksi

IHSG Bangkit di Awal Perdagangan Kamis ke Level 9.052, Tapi Rawan Koreksi

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:15 WIB

IHSG Diproyeksi Tertekan Pencabutan Izin, Masih Ada Sentimen Positif Rebound

IHSG Diproyeksi Tertekan Pencabutan Izin, Masih Ada Sentimen Positif Rebound

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:07 WIB

Cek di Sini, BEI Buka Lagi Perdagangan 8 Emiten Usai Digembok

Cek di Sini, BEI Buka Lagi Perdagangan 8 Emiten Usai Digembok

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:51 WIB

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:28 WIB

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Harga Plastik Selangit, Menperin Minta Industri Makanan dan Minuman Pakai Kertas

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:27 WIB

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Suku Bunga hingga Ego Pasar: Menakar Napas Baru Industri Properti di Tengah Ketidakpastian

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:16 WIB

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:13 WIB

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

KIPP Harita Group Dorong Rekor Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89% di 2025

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:07 WIB

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS, Dipicu Ketegangan Geopolitik dan Aksi Militer Iran

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:39 WIB

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Update Harga Pangan 24 April 2026: Cabai Rawit dan Bawang Putih Anjlok

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 09:33 WIB