Asing Mulai Kabur, Saham BUMI Kebakaran Harganya Udah Jeblok ke Rp 350-an

Achmad Fauzi Suara.Com
Kamis, 22 Januari 2026 | 14:58 WIB
Asing Mulai Kabur, Saham BUMI Kebakaran Harganya Udah Jeblok ke Rp 350-an
BUMI Resources. [ist]
Baca 10 detik
  • PT Indokripto Koin Semesta (COIN) belum menggunakan dana hasil IPO senilai Rp 220,58 miliar sejak 9 Juli 2025.
  • Rencana awal dana akan dialokasikan untuk modal anak usaha, Bursa CFX dan Kustodian ICC, untuk ekspansi.
  • Direktur Utama menyatakan kehati-hatian penggunaan dana karena anak usaha masih memiliki fundamental dan likuiditas kuat.

Suara.com - Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) tiba-tiba merosot tajam pada perdagangan, Kamis, 22 Januari 2026. Terlihat, banyak investor melakukan aksi jual saham afiliasi Grup Bakrie ini.

Berdasarkan data Stockbit, saham BUMI telah terjungkal tiga hari berturut, bahkan di atas 5 persen. Hingga pukul 14.38 WIB, saham emiten tambang batu bara ini longsor 7,25 persen ke level Rp 358 per lembar saham.

Selama sepekan ini, saham BUMI juga telah anjlok 12,68 persen.

Salah satu penyebab jebloknya kinerja saham BUMI ini, karena banyak investor asing yang melego kepemilikan sahamnya.

Saham BUMI [Stockbit]
Saham BUMI [Stockbit]

Salah satunya, Treasure Global Investment telah menjual kepemilikan sahamnya sebesar 11,19 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp 6,91 triliun.

Atas aksi itu, kepemilikan saham Treasure Global Investment berkurang dari 8,08 persen menjadi 3,18 persen. Treasure Global Investment merupakan perusahaan perpanjangan tangan Grup Salim untuk mengoleksi saham BUMI.

Selain itu, investor asing China juga berkali-kali menjual sahamnya di BUMI. Dihitung dari 2 Januari 2026, Chengdong Investment Corporation telah telah 16 kali melego sahamnya.

Mengutip riset BRI Danareksa, saham BUMI memang tengah dalam tren yang menurun atau bullish. Para investor harus mewaspadai potensi penurunan jika telah di bawah Rp 382 per lembar saham.

"Waspadai potensi penurunan harga lanjutan jika kembali menembus level tersebut. Namun, jika bertahan diatas level tersebut, trend masih belum berubah arah," tulis BRI Danareksa.

Baca Juga: UNTR Siapkan Dana Buyback Rp2 Triliun Pasca Pelemahan Harga Saham

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI