- Masyarakat melirik kawasan penyangga Jakarta sebagai investasi properti karena menawarkan fasilitas terintegrasi dan efisiensi mobilitas.
- Gading Serpong berkembang menjadi kota mandiri di barat Jakarta, memadukan hunian, bisnis, pendidikan, dan rekreasi sejak dua dekade.
- Paramount Land meluncurkan 'Paramount Gading Serpong' (Desember 2025) untuk memperkuat identitas kota modern bernilai investasi tinggi.
Paramount Land telah meluncurkan nama ‘Paramount Gading Serpong’ pada bulan Desember 2025.
![Paramount Gading Serpong. [Paramount Land]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/23/92831-paramount-gading-serpong.jpg)
Hal ini dianggap sebagai momentum untuk memperkuat kehadiran kota mandiri itu di tengah masyarakat kota Gading Serpong yang dinamis.
"Sekaligus menegaskan komitmen dalam membangun livable city, sebuah kota yang mendukung mobilitas, interaksi sosial, dan produktivitas masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari tinggal, bekerja, berinteraksi, hingga bertumbuh bersama secara berkelanjutan," ucapnya.
Chrissandy menambahkan, konsep kota yang nyaman dan mudah dijangkau juga menjadi filosofi utama pengembangan kawasan tersebut.
Hal itu ditujukan agar penghuni dapat memenuhi kebutuhan harian secara lebih efisien tanpa harus berpindah jauh dari tempat tinggalnya.
Ia juga menyebut, pertumbuhan Kota Gading Serpong kini tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari ikatan komunitas yang tinggal dan beraktivitas di kota ini.
Berbagai fasilitas dan kegiatan bernilai positif dirancang untuk mendorong masyarakat berinteraksi, berkolaborasi, bertumbuh bersama, danmeningkatkan kualitas hidup.
Dalam jangka panjang, Gading Serpong diproyeksikan menjadi pusat kehidupan yang produktif dan harmonis, dengan nilai kawasan dan peluang investasi yang terus meningkat, menciptakan masa depan kota yang berkelanjutan dan bernilai bagi semua generasi.
Baca Juga: AllianzGI Indonesia Perluas Akses Solusi Investasi Global Berbasis USD