Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Hampir Naik Rp 100 Ribu, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 2,88 Juta/Gram Hari Ini

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 23 Januari 2026 | 10:06 WIB
Hampir Naik Rp 100 Ribu, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 2,88 Juta/Gram Hari Ini
Emas batangan di salah satu gerai Bank Syariah di Jakarta, Rabu (12/10).
  • Harga emas Antam per gram pada Jumat, 23 Januari 2026, mencapai Rp2.880.000, naik Rp 90.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga emas dunia (XAU/USD) menguat mendekati rekor tertinggi karena meningkatnya permintaan aset lindung nilai akibat ketegangan geopolitik.
  • Penguatan harga emas global didukung oleh antisipasi suku bunga lebih rendah dan ekspektasi kenaikan pembelian oleh bank sentral.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Jumat, 23 Januari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.880.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia,harga emas Antam itu melonjak Rp 90.000 dibandingkan hari Kamis, 22 Januari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.715.000 per gram.

Harga buyback itu berbalik lompat tinggi Rp 90.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.

Warga mengantri memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga mengantri memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.490.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.880.000
  • Emas 2 gram Rp 5.700.000
  • Emas 3 gram Rp 8.525.000
  • Emas 5 gram Rp 14.175.000
  • Emas 10 gram Rp 28.295.000
  • Emas 25 gram Rp 70.612.000
  • Emas 50 gram Rp 141.145.000
  • Emas 100 gram Rp 282.212.000
  • Emas 250 gram Rp 705.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.410.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.820.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.

Harga Emas Dunia Pecah Rekor

Harga emas dunia kembali melanjutkan reli dan mendekati level tertinggi sepanjang masa. Mengutip FXStreet, harga emas (XAU/USD) menguat hingga sekitar USD 4.950 pada sesi awal perdagangan Asia, Jumat, seiring meningkatnya permintaan aset aman (safe-haven).

Penguatan emas didorong meningkatnya risiko geopolitik global serta kekhawatiran terhadap ancaman independensi Federal Reserve (The Fed). Kondisi tersebut membuat investor kembali memburu logam mulia sebagai aset lindung nilai.

FXStreet mencatat, emas berpeluang mencetak rekor tertinggi baru dan berada di jalur kenaikan mingguan lebih dari 7 persen. Ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan seperti Venezuela, Iran, dan Greenland menjadi pemicu utama arus masuk dana ke aset safe-haven tradisional, termasuk emas.

Selain faktor geopolitik, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang akan memilih Ketua The Fed berikutnya untuk menggantikan Jerome Powell. Ketua The Fed yang lebih dovish berpotensi memperkuat spekulasi penurunan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dinilai akan menopang harga emas, lantaran menurunkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.

Namun demikian, FXStreet juga mencatat adanya potensi tekanan bagi harga emas. Harapan tercapainya solusi atas ambisi Trump terkait Greenland dapat mengurangi permintaan safe-haven.

Trump menyatakan akan mundur dari rencana penerapan tarif terhadap barang-barang Eropa yang menentang upayanya mengambil alih Greenland, serta mengklaim AS dan NATO telah membentuk kerangka kerja kesepakatan masa depan terkait wilayah tersebut.

Meski begitu, prospek bullish emas dinilai masih solid. "Harga emas mungkin sedang melambat, tetapi pasar bullish masih tetap utuh dengan ekspektasi penurunan suku bunga, ketegangan geopolitik yang terus berlanjut, dan pembelian yang kuat oleh bank sentral yang membuat risiko tetap condong ke arah kenaikan," kata Ewa Manthey, ahli strategi komoditas di ING Groep NV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Akhirnya Turun Jadi Rp 2.790.000/Gram

Harga Emas Antam Akhirnya Turun Jadi Rp 2.790.000/Gram

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:10 WIB

Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi

Emas Antam Turun Harga di Logam Mulia, Tak Mampu Tembus Rekor Tertinggi

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 09:15 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Januari, Tren Lanjutkan Kenaikan Prospek

Bisnis | Kamis, 22 Januari 2026 | 08:10 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB