Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Profil PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP): Pemegang Saham dan Kinerja

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 25 Januari 2026 | 09:50 WIB
Profil PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP): Pemegang Saham dan Kinerja
PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP)

Suara.com - PT Isra Presisi Indonesia Tbk (ISAP), emiten yang bergerak di lini depan industri pendukung otomotif nasional, terus memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi manufaktur terintegrasi.

Berbasis pada keahlian pengerjaan logam presisi, perusahaan ini menjadi mitra strategis bagi sektor otomotif maupun non-otomotif di Indonesia, khususnya dalam pengadaan komponen teknis tingkat tinggi.

Kegiatan usaha utama perseroan berfokus pada pembuatan Dies, Mold, Precision Part, Jig, Checking Fixture, hingga Stamping Part.

Tak hanya itu, ISAP juga melebarkan sayap melalui unit usaha penunjang di bidang perdagangan besar bahan konstruksi serta jasa industri pengerjaan khusus logam.

Struktur Kepemilikan dan Manajemen Perseroan

Berdasarkan data terbaru, peta kepemilikan saham PT Isra Presisi Indonesia Tbk menunjukkan dominasi entitas lokal sebagai pengendali.

Berikut adalah rincian komposisi pemegang saham perseroan:

PT Dua Putra Bersinergi: Memegang posisi sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan sebesar 52,88% atau setara 2,12 miliar lembar saham.

Masyarakat (Publik): Memiliki porsi signifikan sebesar 46,49%, yang mencerminkan likuiditas saham yang cukup tinggi di pasar modal.

Asrullah: Selaku individu, mendekap porsi sebesar 0,63%.

Di kursi manajerial, perseroan dipimpin oleh figur-figur berpengalaman. Asriani Natong menjabat sebagai Presiden Komisaris, didampingi Danny Eugene Diepenhorst sebagai Komisaris Independen.

Sementara itu, operasional perusahaan dikomandoi oleh Asrullah selaku Presiden Direktur dan Budiharto sebagai Direktur.

Pengawasan kepatuhan keuangan dipercayakan kepada Komite Audit yang diketuai oleh Agus Sudiyar Tanjung.

Rapor Keuangan: Tantangan di Tengah Fluktuasi Industri

Kinerja keuangan ISAP dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan dinamika yang cukup kontras, terutama dipengaruhi oleh kondisi pasar manufaktur nasional.

Hingga pertengahan tahun 2025, perseroan menghadapi tantangan profitabilitas yang cukup signifikan.

Berikut adalah ringkasan kinerja keuangan berkala ISAP:

Q2 - 2025: Perseroan membukukan penghasilan sebesar Rp5,95 miliar, namun harus mencatatkan kerugian bersih senilai Rp2,53 miliar.

Tahun 2024: ISAP menutup tahun dengan penghasilan Rp35,72 miliar dan laba bersih Rp1,42 miliar. Pada periode Q2-2024, perusahaan mencetak laba Rp547 juta dari pendapatan Rp24,22 miliar.

Tahun 2023: Merupakan periode puncak kinerja dalam tiga tahun terakhir, di mana pada kuartal keempat (Q4) perusahaan berhasil meraih penghasilan sebesar Rp76,84 miliar dengan laba bersih mencapai Rp1,96 miliar.

Penurunan pendapatan dan laba pada kuartal kedua 2025 menjadi indikator bagi para pelaku pasar untuk mencermati strategi efisiensi yang akan diambil manajemen ke depan.

Penurunan ini diduga berkaitan dengan perubahan permintaan pada rantai pasok industri otomotif serta kenaikan biaya operasional pengerjaan logam.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun

Investor Asing Borong Saham Rp4,05 Triliun Sejak Awal Tahun

Bisnis | Sabtu, 24 Januari 2026 | 17:27 WIB

Gegara MSCI, IHSG Masih Memerah ke Level 8.900

Gegara MSCI, IHSG Masih Memerah ke Level 8.900

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:17 WIB

Investor RI Kini Bisa Short Option Saham AS

Investor RI Kini Bisa Short Option Saham AS

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB