Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Dihantui Ancaman 'Perang', Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 26 Januari 2026 | 11:15 WIB
Dihantui Ancaman 'Perang', Harga Minyak Mentah Lanjutkan Kenaikan
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia naik pada Senin 26 Januari dipicu ketegangan antara AS dan Iran mengenai kekuatan militer.
  • Minyak Brent berjangka naik menjadi $66 per barel dan WTI menjadi $61,21 per barel mencatat kenaikan mingguan signifikan.
  • Badai musim dingin di Amerika Serikat memangkas produksi minyak sekitar 250.000 barel per hari di wilayah Bakken dan Texas.

Suara.com - Harga minyak dunia kembali naik pada Senin 26 Januari, setelah melonjak lebih dari 2 persen pada sesi sebelumnya.

Hal ini disebabkan oleh ketegangan antara AS dan Iran yang membuat investor tetap waspada, meskipun pipa ekspor utama Kazakhstan telah beroperasi kembali secara penuh.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka naik 12 sen, atau 0,18 persen, menjadi 66 dolar AS per barel pada pukul 01.27 GMT atau 08.27 WIB. Sementara minyak mentah West Texas naik 14 sen atau 0,23 persen menjadi 61,21 dolar AS per barel.

Kedua indeks acuan mencatatkan kenaikan mingguan sebesar 2,7 persen dan ditutup pada hari Jumat di titik tertinggi sejak 14 Januari.

Tren penguatan ini terjadi seiring langkah militer Amerika Serikat yang diperkirakan akan menyiagakan gugus tempur kapal induk serta aset tempur lainnya di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang.

Presiden AS Donald Trump menyatakan, pada hari Kamis bahwa pihaknya telah mengerahkan sebuah 'armada' menuju Iran, meski ia berharap kekuatan militer tersebut tidak perlu digunakan.

Ilustrasi Iran memanas. (Foto: Ist)
Ilustrasi Iran memanas. (Foto: Ist)

Trump juga memperingatkan Teheran untuk tidak menindak demonstran serta tidak menghidupkan kembali program nuklirnya.

Menanggapi hal itu, seorang pejabat senior Iran pada hari Jumat menegaskan bahwa mereka akan menganggap serangan apa pun sebagai 'perang total' terhadap negaranya.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menyatakan bahwa pernyataan Presiden Trump mengenai pengerahan armada tempur AS menuju Iran telah memicu kembali kekhawatiran akan gangguan pasokan.

baca juga

"Menambah premi risiko pada harga minyak mentah dan mendukung arus penghindaran risiko secara lebih luas pagi ini," kata Sycamore dalam sebuah catatan.

Caspian Pipeline Consortium (CPC) di Kazakhstan mengonfirmasi bahwa terminal mereka di pesisir Laut Hitam telah kembali beroperasi dengan kapasitas pemuatan penuh pada hari Minggu.

Hal ini dilakukan setelah perusahaan berhasil menyelesaikan pemeliharaan di salah satu dari tiga titik tambatannya.

Sementara itu di Amerika Serikat, badai musim dingin yang mulai melanda sejak Jumat menyebabkan penurunan produksi minyak mentah dan gas alam, serta memicu lonjakan harga listrik di pasar spot.

Analis dari JPMorgan dalam catatan risetnya menyebutkan bahwa cuaca ekstrem ini telah memangkas produksi minyak sekitar 250.000 barel per hari (bpd). Penurunan ini terutama terjadi di wilayah Bakken, Oklahoma, serta sebagian wilayah Texas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataaan Trump Tekan Harga Minyak Dunia

Pernyataaan Trump Tekan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 23 Desember 2025 | 10:17 WIB

Tensi Panas! AS Adang Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Global Langsung Melompat

Tensi Panas! AS Adang Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Global Langsung Melompat

Bisnis | Senin, 22 Desember 2025 | 12:31 WIB

Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak

Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 10:44 WIB

Trump Berulah! AS Blokade Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Meroket Tajam

Trump Berulah! AS Blokade Tanker Venezuela, Harga Minyak Mentah Meroket Tajam

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 12:15 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Harga Minyak Mentah Indonesia Turun Jadi USD 62,63 di November, BBM Gimana?

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 15:55 WIB

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Imbas Blokade Tanker Venezuela oleh AS, Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:58 WIB

Dirjen  Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:49 WIB

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:41 WIB

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:35 WIB

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:31 WIB

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 21:29 WIB

×