Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI

Mohammad Fadil Djailani | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 26 Januari 2026 | 17:28 WIB
Bawa Oleh-oleh Investasi Rp90 Triliun, Prabowo Disebut Bikin Investor Asing Makin Percaya RI
Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) 2026, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Foto: biro pers sekretariat presiden)
  • Prabowo bawa komitmen investasi Rp90 triliun dari kunjungan luar negeri.
  • Stabilitas politik dan ekonomi perkuat kepercayaan investor asing.
  • Hilirisasi dan kepastian hukum jadi daya tarik utama modal masuk

Suara.com - Direktorat Hukum dan HAM DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kamaruddin menilai kepercayaan investor terhadap Indonesia semakin menguat seiring stabilitas politik dan ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Penilaian itu disampaikan Kamaruddin merespons kabar Presiden Prabowo membawa komitmen investasi senilai Rp90 triliun usai melakukan kunjungan kerja ke tiga negara.

Menurut Kamaruddin, faktor utama yang membuat investor percaya adalah kondisi politik Indonesia yang dinilai stabil. Stabilitas tersebut disebut menjadi modal penting bagi masuknya investasi asing.

“(Investor) mereka percaya ya dengan Indonesia kan yang pertama adalah terkait dengan stabilitas politik ya di bawah kepemimpinan Pak Prabowo. Stabilitas politik di Indonesia di bawah kepemimpinan Pak Prabowo ini dianggap stabil ya,” kata Kamaruddin saat dihubungi, Senin (26/1/2026).

Selain stabilitas politik, Kamaruddin menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia juga menjadi salah satu pertimbangan investor untuk menanamkan modal. Ia menyebut fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat.

“Yang kedua terkait dengan pertumbuhan ekonomi ya. Fundamental ekonomi Indonesia kan stabil itu, pertumbuhannya itu kan 5 persen rata-rata 5 persen ke atas lah ya," ujarnya.

Kamaruddin juga menyinggung kebijakan pemerintah yang dinilai ikut mendorong minat investor, salah satunya program hilirisasi yang dilakukan secara masif, terutama pada sektor sumber daya alam.

“Beberapa kebijakan pemerintah terkait dengan hilirisasi ya, yang masif dilakukan di Indonesia terkait dengan sumber daya alam,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia turut menyoroti reformasi struktural hingga kepastian hukum yang dianggap semakin terjamin di bawah pemerintahan Prabowo. Hal tersebut disebut menjadi sinyal positif bagi investor dalam melihat prospek Indonesia.

“Kemudian reformasi juga, reformasi struktural dan kepastian hukum yang lebih terjamin di bawah kepemimpinan Pak Prabowo,” kata dia.

Saat disinggung soal nilai tukar rupiah yang sempat melemah, Kamaruddin menilai kondisi tersebut dipengaruhi faktor global. Menurutnya, tekanan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga dialami negara lain.

“Iya. Itu (melemahnya nilai tukar rupiah) memang ini ya, fenomena global ya. Fenomena global yang sebenarnya juga mata uang negara-negara lain juga lebih parah daripada Indonesia sebenarnya,” tuturnya.

Meski demikian, ia menegaskan ketahanan ekonomi domestik masih cukup kuat. Kamaruddin menilai stabilitas ekonomi makro Indonesia tetap terjaga, salah satunya melalui inflasi yang terkendali.

“Cuman Indonesia ini kan pertahanan ekonomi domestik itu kan dan stabilitas ekonomi makro kan juga luar biasa kan,” ungkapnya.

Kamaruddin mengatakan inflasi di Indonesia berada pada level yang relatif aman. Ia menyebut hal itu ikut mempengaruhi pergerakan rupiah yang mulai menunjukkan penguatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seskab Teddy Klaim Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Inggris: 600 Ribu Lapangan Kerja

Seskab Teddy Klaim Presiden Prabowo Bawa Oleh-oleh dari Inggris: 600 Ribu Lapangan Kerja

Video | Senin, 26 Januari 2026 | 15:31 WIB

Muncul Wacana TNI Mau Ikut Berantas Teroris, Kapolri Sigit: Ada Batasan yang Harus Dijaga

Muncul Wacana TNI Mau Ikut Berantas Teroris, Kapolri Sigit: Ada Batasan yang Harus Dijaga

News | Senin, 26 Januari 2026 | 15:30 WIB

Kapolri Listyo Tolak Jadi Menteri Kepolisian, Pilih Jadi Petani Saja

Kapolri Listyo Tolak Jadi Menteri Kepolisian, Pilih Jadi Petani Saja

News | Senin, 26 Januari 2026 | 14:57 WIB

Terkini

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB