Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL

Selasa, 27 Januari 2026 | 20:03 WIB
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
Baca 10 detik
  • BPH Migas menetapkan kuota JBKP Pertalite 29,27 juta KL dan JBT solar 18,64 juta KL untuk tahun 2026.
  • Kuota BBM jenis Pertalite dan solar tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan dengan alokasi pada tahun 2025 sebelumnya.
  • BPH Migas juga menargetkan penambahan 71 lembaga penyalur BBM satu harga serta penambahan infrastruktur gas bumi pada 2026.

Suara.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas menetapkan kuota pendistribusian jenis bahan bakar minyak khusus penugasan (JBKP) dan jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) untuk 2026. 

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan untuk JBKP Pertalite atau bensin RON 90 kuotanya sebesar 29.267.947 kiloliter dan solar sebesar 18.636.500 kiloliter (KL). Sementara minyak tanah kuotanya sebesar 526 ribu KL. 

Kuota BBM Pertalite tahun ini turun dibandingkan tahun 2025 lalu yang dialokasikan mencapai 31.230.017 KL. Sedangkan, kuota solar juga turun dari 18.885.000 KL.

Masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Kabupaten Rembang. [Dok Pertamina]
Masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Kabupaten Rembang. [Dok Pertamina]

"BHP Migas telah menetapkan penyaluran kuota JBT dan JBKP tahun 2026 untuk minyak tanah 526 ribu KL, kemudian minyak solar 18.636.500 KL, kemudian JBKP Pertalite 29.267.947 KL," ujar Anas saat rapat dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (27/1/2026). 

Selain menetapkan kuota pendistribusian BBM, BPH Migas juga menetapkan sejumlah target strategis. Salah satu untuk pengawasan operasional BBM satu harga, BPH Migas menargetkan terdapat 71 lembaga penyalur untuk 2026, sehingga jumlahnya secara akumulatif mencapai 654 lembaga penyalur. 

Kemudian untuk ruas transmisi dan distribusi gas bumi, BPH Migas menargetkan penambahan sepanjang 50 Km pada 2026. Sementara untuk volume pengangkutan dan niaga gas bumi ditargetkan sebesar 1,54 miliar MSCF. 

"Selanjutnya PNBP BPH Migas, kami targetkan Rp 1,29 triliun. Untuk program strategis, kami laporkan kepada pimpinan dan seluruh anggota bahwasannya program pemanfaatan langsung kepada masyarakat yang kami siapkan sebanyak Rp 28,61 miliar," pungkas Anas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI