Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 18:48 WIB
BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran
BPH Migas mengeklaim sukses melakukan penghematan triliuan rupiah berkat subsidi BBM yang tepat sasaran pada 2025 lalu. [Antara]
  • BPH Migas berhasil menghemat subsidi hampir Rp 5 triliun pada 2025 berkat penyaluran BBM yang lebih tepat sasaran.
  • Realisasi penyaluran Pertalite dan Solar subsidi 2025 berada di bawah kuota APBN, menyumbang penghematan signifikan.
  • BPH Migas berencana memangkas kuota Pertalite dan Solar subsidi untuk tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya.

Suara.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas mengeklaim sukses melakukan penghematan triliuan rupiah berkat subsidi BBM yang tepat sasaran pada 2025 lalu.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (27/1/2026) mengungkapkan pihaknya juga berhasil menghemat hingga nyaris Rp 5 triliun karena subsidi yang lebih tepat sasaran. Ia juga mengatakan kuota Pertalite dan solar subsidi tahun ini akan dipangkas.

"Kemudian untuk penyaluran bahan bakar minyak jenis tertentu dan jenis bahan bakar khusus penugasan, pencapaian saat ini adalah pada tahun 2025 semua tercukupi, terpenuhi," kata Wahyudi

Tercatat realisasi BBM jenis minyak tanah sebesar 96,75 persen dari total kuota APBN sebesar 525 ribu kiloliter. Sementara untuk jenis BBM Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) Solar atau solar bersubsidi realisasinya mencapai 97,49 persen dari kuota yang ditetapkan sebesar 18,8 juta kiloliter.

Kemudian jenis bahan bakar minyak khusus penugasan (JBKP) Pertalite realisasi pendistribusiannya sebesar 89,86 persen dari total kuota 31,23 juta kiloliter. Dengan realisasi pendistribusian yang berada di bawah kuota yang ditetapkan dalam APBN 2025, BPH Migas membukukan penghematan subsidi dan kompensasi sebesar Rp 4,982 triliun

Penghematan terbesar datang dari penyaluran Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) atau Pertalite tepat sasaran, dengan realisasi penyaluran Pertalite sebesar 28,06 juta KL atau 89,86 persen dari kuota yang ditetapkan di dalam APBN sebesar 31,23 juta KL.

“Untuk JBKP Pertalite terdapat penghematan 3.166.588 KL, setara dengan Rp2,75 triliun,” ujar Wahyudi.

Lebih lanjut, Wahyudi menyampaikan selama 2025, distribusi BBM subsidi dan kompensasi negara semuanya terpenuhi dan lancar.

Hingga akhir 2025, jumlah penyalur BBM satu harga telah mencapai 599 lembaga penyalur, termasuk tambahan 16 SPBU BBM satu harga yang seluruhnya telah beroperasi dan memenuhi target tahun berjalan.

Pangkas Kuota Pertalite dan Solar Subsidi

Pada kesempatan yang sama Wahyudi juga mengungkapkan akan memangkas kuota BBM subsidi untuk 2026, dengan kuota untuk Pertalite turun 6,28 persen dan solar bersubsidi turun 1,32 persen.

Wahyudi memaparkan kuota jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) minyak solar atau solar subsidi untuk 2026 sebesar 18.636.500 kilo liter (kl), turun 1,32 persen apabila dibandingkan dengan kuota solar subsidi tahun 2025 sebesar 18.885.000 kl.

Kemudian, kuota untuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) atau Pertalite pada 2026 sebesar 29.267.947 kl, turun 6,28 persen apabila dibandingkan dengan kuota Pertalite tahun 2025 sebesar 31.230.017 kl.

Berbeda dengan kedua BBM bersubsidi tersebut, untuk kuota jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) minyak tanah mengalami peningkatan sebesar 0,19 persen dari 525.000 kl pada 2025 menjadi 526.000 kl pada 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh

BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 16:27 WIB

Jalur Terputus, BPH Migas dan Pertamina Punya Trik Khusus Pasok BBM di Aceh

Jalur Terputus, BPH Migas dan Pertamina Punya Trik Khusus Pasok BBM di Aceh

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 12:31 WIB

Satgas ESDM: Terjadi Kenaikan dan Penurunan Konsumsi BBM Selama Nataru!

Satgas ESDM: Terjadi Kenaikan dan Penurunan Konsumsi BBM Selama Nataru!

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2026 | 07:42 WIB

SPBU di Aceh Beroperasi Normal, BPH Migas: Tidak Ada Antrean BBM

SPBU di Aceh Beroperasi Normal, BPH Migas: Tidak Ada Antrean BBM

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:42 WIB

ESDM Mau Perpanjang Kebijakan Pembelian BBM Subsidi Tanpa QR Code di Aceh, Sumut, Sumbar

ESDM Mau Perpanjang Kebijakan Pembelian BBM Subsidi Tanpa QR Code di Aceh, Sumut, Sumbar

Bisnis | Jum'at, 12 Desember 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

IHSG Bergejolak, Ini Alasan BBRI Jadi Rekomendasi Saham di Tengah Krisis

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:55 WIB

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Pemerintah Mau Bentuk satgas indonesia Financial Center, Urus KEK Sektor Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 19:05 WIB

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

YLKI Soroti Posisi Gerbong KRL Khusus Wanita, Dinilai Rawan Saat Kecelakaan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:34 WIB

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

64,5% UMKM Dikuasai Perempuan, Tapi Masih Terkendala Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

KCIC Sebut Okupansi Whoosh Naik Usai Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:29 WIB

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Insiden Kecelakaan KRL, Airlangga Ungkap Flyover Rp 4 Triliun Arahan Prabowo Dibiayai APBN

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Danantara Bakal Evaluasi Total PT KAI Usai Insiden Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB