Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 27 Januari 2026 | 20:03 WIB
Kuota BBM Pertalite Turun di 2026 Hanya 29,27 Juta KL
Warga melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, Jakarta, Jumat (22/11/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • BPH Migas menetapkan kuota JBKP Pertalite 29,27 juta KL dan JBT solar 18,64 juta KL untuk tahun 2026.
  • Kuota BBM jenis Pertalite dan solar tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan dengan alokasi pada tahun 2025 sebelumnya.
  • BPH Migas juga menargetkan penambahan 71 lembaga penyalur BBM satu harga serta penambahan infrastruktur gas bumi pada 2026.

Suara.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi atau BPH Migas menetapkan kuota pendistribusian jenis bahan bakar minyak khusus penugasan (JBKP) dan jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) untuk 2026. 

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan untuk JBKP Pertalite atau bensin RON 90 kuotanya sebesar 29.267.947 kiloliter dan solar sebesar 18.636.500 kiloliter (KL). Sementara minyak tanah kuotanya sebesar 526 ribu KL. 

Kuota BBM Pertalite tahun ini turun dibandingkan tahun 2025 lalu yang dialokasikan mencapai 31.230.017 KL. Sedangkan, kuota solar juga turun dari 18.885.000 KL.

Masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Kabupaten Rembang. [Dok Pertamina]
Masyarakat mengisi BBM jenis Pertalite di salah satu SPBU Kabupaten Rembang. [Dok Pertamina]

"BHP Migas telah menetapkan penyaluran kuota JBT dan JBKP tahun 2026 untuk minyak tanah 526 ribu KL, kemudian minyak solar 18.636.500 KL, kemudian JBKP Pertalite 29.267.947 KL," ujar Anas saat rapat dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (27/1/2026). 

Selain menetapkan kuota pendistribusian BBM, BPH Migas juga menetapkan sejumlah target strategis. Salah satu untuk pengawasan operasional BBM satu harga, BPH Migas menargetkan terdapat 71 lembaga penyalur untuk 2026, sehingga jumlahnya secara akumulatif mencapai 654 lembaga penyalur. 

Kemudian untuk ruas transmisi dan distribusi gas bumi, BPH Migas menargetkan penambahan sepanjang 50 Km pada 2026. Sementara untuk volume pengangkutan dan niaga gas bumi ditargetkan sebesar 1,54 miliar MSCF. 

"Selanjutnya PNBP BPH Migas, kami targetkan Rp 1,29 triliun. Untuk program strategis, kami laporkan kepada pimpinan dan seluruh anggota bahwasannya program pemanfaatan langsung kepada masyarakat yang kami siapkan sebanyak Rp 28,61 miliar," pungkas Anas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran

BPH Migas Klaim Hemat Rp4,98 Triliun Karena Subsidi Lebih Tepat Sasaran

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:48 WIB

BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh

BPH Migas Bongkar Pengelewengan BBM Subsidi di Lhokseumawe Aceh

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 16:27 WIB

Jalur Terputus, BPH Migas dan Pertamina Punya Trik Khusus Pasok BBM di Aceh

Jalur Terputus, BPH Migas dan Pertamina Punya Trik Khusus Pasok BBM di Aceh

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 12:31 WIB

Terkini

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Dompet Siaga! Harga Tiket Pesawat Domestik Terancam Naik hingga 50%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Purbaya Klaim Danantara Sepakat Tukar Guling PNM dan Geo Dipa

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Menteri UMKM Ancam Tindak Marketplace yang Nekat Naikkan Biaya Seller

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:41 WIB

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:36 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Purbaya Akui Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Dibayar APBN 2 Tahun

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:27 WIB

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Utang Indonesia Hampir Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya: Masih Aman, Harusnya Anda Puji Kita

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:12 WIB

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB