Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Emas Antam Terbang ke Level Tertinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2.967.000/Gram

Achmad Fauzi

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:47 WIB
Emas Antam Terbang ke Level Tertinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2.967.000/Gram
Petugas menunjukan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga emas Antam 1 gram pada Rabu, 28 Januari 2028, mencapai Rp 2.968.000, naik Rp 52.000 dari hari sebelumnya.
  • Harga buyback emas Antam juga naik Rp 50.000 menjadi Rp 2.799.000 per gram pada tanggal tersebut.
  • Harga emas dunia menguat mendekati rekor didorong pelemahan Dolar AS dan ketegangan geopolitik global.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 28 Januari 2028 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.968.000 per gram.

Harga emas Antam itu lagi-lagi pecah rekor ke level tertinggi sepanjang sejarah dengan naik sebesar Rp 52.000 dibandingkan hari Selasa, 27 Januari 2026 sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.799.000 per gram.

Harga buyback itu juga terus melompat tinggi Rp 50.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.

Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)
Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.534.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.968.000
  • Emas 2 gram Rp 5.876.000
  • Emas 3 gram Rp 8.789.000
  • Emas 5 gram Rp 14.615.000
  • Emas 10 gram Rp 29.175.000
  • Emas 25 gram Rp 72.812.000
  • Emas 50 gram Rp 145.545.000
  • Emas 100 gram Rp 291.012.000
  • Emas 250 gram Rp 727.265.000
  • Emas 500 gram Rp 1.453.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.908.600.000

Harga Emas Dunia Melonjak

Harga emas dunia kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Asia, Rabu, 28 Januari 2026 dan mendekati rekor tertinggi baru di kisaran USD 5.220 per troy ounce. Kenaikan ini didorong oleh melemahnya Dolar Amerika Serikat (AS), meningkatnya ketegangan geopolitik, serta ketidakpastian ekonomi global.

Dikutip dari FXStreet, emas (XAU/USD) terus diburu investor sebagai aset lindung nilai menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu waktu setempat. Pasar menanti arah kebijakan bank sentral AS untuk mendapatkan katalis baru bagi pergerakan emas.

Pelemahan dolar AS turut menjadi faktor utama penguatan harga emas. Pernyataan Presiden AS Donald Trump pada Selasa lalu, yang menyebut nilai dolar AS “sangat bagus” ketika ditanya soal pelemahan mata uang tersebut, justru menyeret Indeks Dolar AS (DXY) ke level terendah sejak Februari 2022. Kondisi ini memberikan dukungan tambahan bagi harga komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar, termasuk emas.

Di sisi lain, meningkatnya ketidakstabilan global turut mendorong permintaan terhadap aset aman. Pasar masih dibayangi kekhawatiran perang dagang dan konflik geopolitik, menyusul berbagai pernyataan dan langkah kontroversial Trump sejak awal Januari. Mulai dari ancaman pengambilalihan Greenland, rencana pengenaan tarif lebih tinggi terhadap negara-negara Eropa, hingga ancaman tarif 100 persen terhadap produk Kanada jika negara tersebut menjalin kesepakatan dagang dengan China.

Dari sisi kebijakan moneter, The Fed secara luas diperkirakan akan menahan suku bunga acuan di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen. Keputusan ini menyusul pemangkasan suku bunga yang dilakukan The Fed dalam tiga pertemuan berturut-turut pada akhir tahun lalu.

Pelaku pasar kini mencermati pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dalam konferensi pers, guna mencari petunjuk arah kebijakan moneter ke depan. Nada pernyataan yang cenderung agresif (hawkish) berpotensi menopang dolar AS dan menekan harga emas dalam jangka pendek. Namun, selama ketidakpastian global masih tinggi, emas diperkirakan tetap menjadi pilihan utama investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Turun, di Pegadaian Hari Ini Jadi Lebih Murah

Harga Emas Turun, di Pegadaian Hari Ini Jadi Lebih Murah

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:41 WIB

Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional

Harga Emas Hampir Rp3 Juta/Gram, Mendagri: Jadi Biang Kerok Inflasi Nasional

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:52 WIB

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

ANTM Meroket 241 Persen dalam Setahun, Rekor Harga Emas dan Nikel Jadi Motor Utama

Bisnis | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:33 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB