Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:33 WIB
Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Suara.com/Bagaskara)
  • Jadwal akhir negosiasi tarif impor Indonesia dengan Amerika Serikat diundur dari Januari menjadi pertengahan Februari 2026.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan penundaan ini murni karena alasan teknis untuk mencapai kesepakatan lebih presisi.
  • Komunikasi kedua negara tetap berjalan positif dan substansi negosiasi tidak mengalami kendala berarti sejauh ini.

Suara.com - Pemerintah Indonesia mengonfirmasi adanya penyesuaian jadwal terkait penyelesaian negosiasi kebijakan tarif impor dengan Amerika Serikat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa target yang semula dipatok rampung pada akhir Januari, kini diperkirakan akan bergeser ke pertengahan Februari 2026.

Dalam keterangannya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1/2026), Prasetyo menjelaskan bahwa dinamika terkait kebijakan tarif yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump tersebut masih terus berproses.

Meski ada perubahan waktu, ia menegaskan bahwa sejauh ini komunikasi antar-negara masih berjalan positif tanpa hambatan yang berarti.

Prasetyo menyebutkan bahwa perkembangan terbaru mengenai linimasa negosiasi ini didasarkan pada laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

"Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari Pak Menko Ekonomi, mungkin di pekan kedua bulan Februari," tutur Mensesneg saat memberikan tanggapan kepada awak media mengenai kelanjutan agenda strategis tersebut, via Antara.

Menurutnya, pergeseran waktu ini murni disebabkan oleh kebutuhan teknis untuk menemukan titik temu yang lebih presisi antara kedua belah pihak.

Penyesuaian jadwal dianggap sebagai hal yang wajar dalam diplomasi perdagangan internasional guna memastikan kesepakatan yang diambil benar-benar matang.

Menariknya, Prasetyo Hadi menekankan bahwa mundurnya target tersebut bukan disebabkan oleh adanya masalah pada materi atau substansi negosiasi.

Ia meyakini bahwa kepentingan Indonesia dalam sektor ekspor-impor ini akan tetap terjaga.

"Secara substansi insyaallah enggak ada masalah," tegas Prasetyo.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini Presiden RI Prabowo Subianto belum memiliki agenda untuk turun tangan secara langsung melalui kunjungan ke Amerika Serikat khusus untuk urusan tersebut, karena delegasi tingkat kementerian dinilai masih mampu menangani proses yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Amerika Serikat Membeku, 17 Negara Bagian Tetapkan Status Darurat

Video | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:05 WIB

Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan

Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:05 WIB

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar

Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 11:36 WIB

Terkini

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB