Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Setelah MSCI, Goldman Sachs Perburuk Kondisi Pasar Modal RI

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 29 Januari 2026 | 09:42 WIB
Setelah MSCI, Goldman Sachs Perburuk Kondisi Pasar Modal RI
Pekerja melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Goldman Sachs menurunkan peringkat saham Indonesia pada Kamis, 29 Januari 2026, memperburuk kondisi pasar saham.
  • MSCI sebelumnya memperingatkan risiko penurunan peringkat pasar saham jika masalah investasi tidak terselesaikan.
  • Perdagangan sempat dihentikan setelah IHSG merosot akibat isu tersebut, berakhir anjlok 7,35 persen.

Suara.com - Bank Investasi, Goldman Sachs membuat pasar modal Indonesia kembali berdarah dengan menurunkan peringkat saham Indonesia, Kamis, 29 Januari 2026.

Kondisi ini memperburuk pasar saham RI, setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengeluarkan pengumuman soal risiko investasi.

"Kami memperkirakan akan terjadi aksi jual pasif lebih lanjut dan menganggap perkembangan ini sebagai hambatan yang akan menghambat kinerja pasar," kata analis di Goldman Sachs seperti dilansir The Star.

Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]
Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]

Setelah pengumuman MSCI, pasar saham dalam negeri langsung bergejolak. Bahkan, perdagangan sempat diberhentikan, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot 8 persen.

Namun, IHSG berakhir anjlok 7,35 persen, di mana penurunan terbesar sejak April 2025.

MSCI memperingatkan bahwa pasar berisiko mengalami penurunan peringkat menjadi status pasar negara berkembang jika gagal menyelesaikan masalah tersebut dan membekukan pembaruan sekuritas Indonesia dalam produknya untuk mengurangi apa yang disebutnya sebagai "risiko investasi."

Dalam catatan riset terpisah, para ahli strategi Goldman Sachs memperkirakan potensi arus keluar pasif dari ekuitas Indonesia dapat berkisar antara USD 2,2 miliar hingga 7,8 miliar menyusul penilaian MSCI tersebut.

Akan tetapi, investor asing telah menjual saham Indonesia senilai Rp 13,96 triliun rupiah atau setara USD 834 juta dolar AS sepanjang tahun 2025.

IHSG Anjlok

IHSG masih terperosok tajam di awal perdagangan, Kamis, 29 Januari 2026. IHSG dibuka masih anjlok hingga 3 persen ke level 8.027.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih nyaman turun 5,53 persen ke level 7.860.

Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 4,58 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 4,80 triliun, serta frekuensi sebanyak 329.500 kali.

Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 60 saham bergerak naik, sedangkan 609 saham mengalami penurunan, dan 389 saham tidak mengalami pergerakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Masih Nyaman Turun di Kamis Pagi, Balik ke Level 7.800

IHSG Masih Nyaman Turun di Kamis Pagi, Balik ke Level 7.800

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 09:14 WIB

IHSG Anjlok, Bos BEI Minta Danantara Masuk Cepat ke Pasar Modal?

IHSG Anjlok, Bos BEI Minta Danantara Masuk Cepat ke Pasar Modal?

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:56 WIB

Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI

Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 19:43 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB