Target Baru Danantara ke Garuda Indonesia: Kinerja Bisa Positif di 2026

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 30 Januari 2026 | 10:54 WIB
Target Baru Danantara ke Garuda Indonesia: Kinerja Bisa Positif di 2026
Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia/ist
  • BPI Danantara memproyeksikan tahun 2026 sebagai titik balik akselerasi pemulihan kinerja PT Garuda Indonesia.
  • Pemulihan ini didukung pendanaan Rp 23,63 triliun untuk perawatan pesawat dan integrasi strategis dengan Pelita Air.
  • Efisiensi berkelanjutan pada aspek operasional dan non-operasional dinilai krusial untuk kesuksesan bisnis Garuda.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memproyeksikan tahun 2026 akan menjadi momentum penting atau titik balik dalam akselerasi pemulihan kinerja PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA).

Optimisme tersebut sejalan dengan program transformasi komprehensif yang saat ini tengah dijalankan maskapai pelat merah tersebut.

Akselerasi pemulihan kinerja Garuda Indonesia tercermin dari pergerakan saham yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perseroan ke depan.

Hal itu terlihat dari lonjakan harga saham Garuda Indonesia (GIAA) yang naik 9,76 persen pada awal Januari lalu hingga mencapai level Rp 90 per lembar saham.

Kenaikan saham tersebut dipicu oleh perubahan struktur kepemilikan yang melibatkan entitas pengelola aset negara. Danantara menilai respons pasar tersebut menjadi sinyal positif terhadap langkah-langkah restrukturisasi dan transformasi yang tengah dilakukan Garuda Indonesia.

Managing Director Chief Economist Danantara Reza Yamora Siregar mengatakan 15 BUMN Asuransi akan dipangkas dan disisakan 3 saja. Mayoritas punya kinerja bisnis buruk. Foto: Logo Danantara. [Antara]
Managing Director Chief Economist Danantara Reza Yamora Siregar mengatakan 15 BUMN Asuransi akan dipangkas dan disisakan 3 saja. Mayoritas punya kinerja bisnis buruk. Foto: Logo Danantara. [Antara]

"Pasar telah merespons positif pemulihan kinerja Garuda Indonesia, yang tercermin dari lonjakan tajam harga saham Garuda Indonesia pada awal Januari lalu," ujar COO Danantara, Dony Oskaria seperti dikutip, Jumat (30/1/2026).

Dony juga menyoroti prospek sejumlah badan usaha milik negara (BUMN), termasuk Garuda Indonesia, yang dinilai menunjukkan perbaikan kinerja seiring fokus transformasi yang dijalankan.

Pergerakan harga saham menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap pemulihan kinerja BUMN tersebut.

Ia menyebut, terdapat sejumlah faktor yang mendorong akselerasi kinerja Garuda Indonesia. Salah satunya adalah dukungan pendanaan berupa shareholder loan (SHL) serta suntikan modal usaha senilai Rp23,63 triliun sebagai bagian dari proses restrukturisasi.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung program perawatan pesawat, reaktivasi armada, hingga peningkatan kapasitas produksi.

Selain itu, opsi integrasi Garuda Indonesia Group dengan Pelita Air juga dipandang sebagai langkah strategis untuk mengurangi redundansi dan meningkatkan sinergi, khususnya dalam pengadaan bahan bakar.

Sementara itu, Pengamat Penerbangan, Gatot Rahardjo, menilai berbagai upaya transformasi yang dilakukan Garuda Indonesia perlu diimbangi dengan langkah efisiensi yang berkelanjutan. Menurutnya, efisiensi menjadi salah satu kunci utama dalam mendukung kesuksesan bisnis maskapai penerbangan.

Ia menjelaskan, efisiensi dapat dilakukan baik pada aspek operasional maupun non-operasional penerbangan.

Pada sisi operasional, langkah efisiensi antara lain melalui penggunaan pesawat yang lebih hemat bahan bakar, pemilihan rute dan jaringan penerbangan yang lebih menguntungkan, serta kerja sama dengan AirNav dalam penerapan performance based navigation (PBN).

Sementara untuk aspek non-operasional, efisiensi dapat dilakukan melalui pengelolaan sumber daya manusia (SDM), pemanfaatan teknologi informasi berbasis daring untuk operasional kantor, hingga penyederhanaan proses dan prosedur kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Dana Rp 5 T, Catat Jadwal BBCA Lakukan Buyback Saham

Siapkan Dana Rp 5 T, Catat Jadwal BBCA Lakukan Buyback Saham

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:39 WIB

IHSG Rebound Pagi Ini, 500 Saham Menghijau

IHSG Rebound Pagi Ini, 500 Saham Menghijau

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:17 WIB

Danantara Tugaskan PGN ke Bisnis Midstream dan Hilir Migas

Danantara Tugaskan PGN ke Bisnis Midstream dan Hilir Migas

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB