Pasar Mulai Tenang, IHSG Menggeliat 1,8%

Achmad Fauzi

Jum'at, 30 Januari 2026 | 17:21 WIB
Pasar Mulai Tenang, IHSG Menggeliat 1,8%
OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup menguat 1,8 persen mencapai level 8.329 pada Jumat, 30 Januari 2025, setelah pasar stabil dari tekanan sebelumnya.
  • Pemerintah menginstruksikan kenaikan batas investasi dana pensiun dan percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI).
  • Investor saat ini mencermati upaya OJK dan BEI memenuhi persyaratan MSCI menjelang batas waktu evaluasi pada Mei 2026.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup melesat pada Jumat, 30 Januari 2025, setelah dua hari terkapar. IHSG naik 1,8 persen ke level 8.329.

Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya melihat, meredanya volatilitas terjadi seiring sikap pelaku pasar yang cenderung wait and see terhadap perkembangan langkah reformasi pasar modal yang tengah disiapkan otoritas.

Sebelumnya, pasar sempat tertekan oleh peringatan dari MSCI terkait potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market.

Investor kini mencermati upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memenuhi persyaratan MSCI menjelang tenggat Mei 2026. Sejumlah dinamika domestik, termasuk mundurnya Direktur Utama BEI serta instruksi Presiden Prabowo Subianto, juga tidak memicu fluktuasi pasar yang berlebihan.

OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]
OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]

Presiden Prabowo pada Jumat (30/1) menginstruksikan kenaikan batas investasi dana pensiun dan asuransi menjadi 20 persen dari sebelumnya 8 persen.

Selain itu, pemerintah berencana mempercepat proses demutualisasi BEI serta meningkatkan ketentuan free float minimum dari 7,5 persen menjadi 15 persen guna memperkuat tata kelola dan keterbukaan informasi di pasar modal.

Di sisi lain, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) juga membuka opsi untuk menjadi pemegang saham BEI setelah proses demutualisasi rampung.

Serangkaian langkah reformasi dan insentif tersebut diharapkan mampu memperkuat struktur pasar modal Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang. Meski demikian, investor masih akan mencermati implementasi kebijakan tersebut ke depan.

Untuk pekan depan, pelaku pasar akan dihadapkan pada rilis sejumlah indikator ekonomi domestik penting. Data yang dinantikan antara lain indeks PMI Manufaktur, neraca perdagangan, dan inflasi yang dijadwalkan rilis pada 2 Februari, disusul data pertumbuhan ekonomi pada 5 Februari, serta cadangan devisa dan indeks harga properti pada 6 Februari.

baca juga

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak konsolidatif pada kisaran support 8.150 dan resistance 8.600, dengan level pivot di area 8.400. Apabila IHSG mampu bertahan dan menembus di atas level 8.600, peluang untuk melanjutkan penguatan atau rebound dinilai masih terbuka.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hkjajri ini, sebanyak 55,24 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 41,61 triliun, serta frekuensi sebanyak 3,32 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 576 saham bergerak naik, sedangkan 205 saham mengalami penurunan, dan 177 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, ERTX, ESTI, NZIA, FIRE, ZATA, ELPI, TALF, HAP, RONY, BSIM, AYLS.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, INDO, KIOS, LMPI, VKTR, RMKE, CARE, ESTA, AIMS, PBSA, FPNI, WAPO.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Sambut Keingingan Danantara untuk Jadi Pemegang Saham PT BEI

OJK Sambut Keingingan Danantara untuk Jadi Pemegang Saham PT BEI

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:44 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:42 WIB

Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?

Siapa yang Meminta Iman Rachman Mundur dari Dirut BEI?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 14:51 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×