Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi

Achmad Fauzi | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 02 Februari 2026 | 09:33 WIB
Berlawanan IHSG, Rupiah Justru Berjaya di Senin Pagi
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
  • Rupiah menguat menjadi Rp 16.776 per dolar AS pada Senin, 2 Februari 2026, membaik dari posisi penutupan Jumat.
  • Penguatan domestik dipengaruhi oleh data manufaktur PMI Indonesia, meskipun dipengaruhi faktor global dan ekspektasi suku bunga The Fed.
  • Penguatan rupiah diperkirakan terbatas, sementara mata uang Asia lainnya menunjukkan pergerakan bervariasi pagi itu.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat pada pembukaan perdagangan Senin, 2 Februari 2026, setelah pekan lalu berada di bawah tekanan pasar yang melemah. Data Bloomberg pada pagi ini menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp 16.776 per dolar AS.

Rupiah pun menguat 0,06 persen dibandingkan penutupan Jumat (30/1) lalu yang ada di level Rp 16.786.

Penguatan ini terjadi di tengah dinamika pasar yang masih rentan terhadap faktor global, termasuk arus modal keluar dari pasar negara berkembang dan kekhawatiran investor terhadap kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi salah satunya karena pemilihan pimpinan baru The Fed yang ditunjuk oleh Presiden AS Donald Trump.

Sedangkan dari domestik dipengaruhi oleh data manufaktur PMI Indonesia pagi ini yang kuat sedikit mendukung penguatan rupiah.

Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

"Saya melihat penguatan ini tidak solid mengingat indeks dolar AS sendiri masih mengalami kenaikan oleh ekspektasi kepala the Fed baru pilihan Trump, Kevin Warsh yang diperkirakan akan bersikap hawkish," katanya saat dihubungi Suara.com.

Investor juga mewaspadai kemungkinan arus modal asing kembali berfluktuasi, yang pada akhir Januari sempat menyebabkan tekanan terhadap rupiah dan pasar saham domestik. Tentunya, penguatan rupiah diperkirakan akan terbatas hingga penutupan sore nanti. 

"Namun investor juga mengantisipasi data perdagangan dan inflasi Indonesia yang akan dirilis siang ini dengan kisaran Rp 16.700 - Rp 16.850," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, yuan China menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11 persen. Selanjutnya ada dolar Hongkong yang terkerek 0,06% dan baht Thailand yang naik 0,03 persen. 

Berikutnya ada peso Filipina yang terlihat menguat tipis 0,02 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,83 persen dan dolar Taiwan yang tertekan 0,36 persen. Kemudian yen Jepang yang tergelincir 0,16 persen  dan dolar Singapura melemah 0,05 persen pada pagi ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham

BI Catat Asing Bawa Kabur Dananya Rp 12,40 Triliun dari Pasar Saham

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:42 WIB

AXA Mandiri Kenalkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

AXA Mandiri Kenalkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS, Ini Keuntungannya

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:12 WIB

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB