4 Kriteria Market MSCI, Bursa Saham Indonesia Termasuk Mana?

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 03 Februari 2026 | 15:31 WIB
4 Kriteria Market MSCI, Bursa Saham Indonesia Termasuk Mana?
Morgan Stanley Capital International (MSCI)

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang memicu "gempa" di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada akhir Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok hingga 8% dalam sehari, memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt).

Penyebab utamanya adalah rapor merah dari MSCI terkait transparansi pasar modal kita. Jika Indonesia tidak segera berbenah hingga Mei 2026, status bursa kita terancam turun kasta dari Emerging Market (Pasar Berkembang) menjadi Frontier Market (Pasar Pemula).

Memahami Kriteria Klasifikasi Pasar MSCI

Untuk menentukan di mana posisi sebuah negara, MSCI menggunakan "buku panduan" ketat yang mencakup tiga pilar utama:

1. Perkembangan Ekonomi

Kriteria ini sebenarnya hanya menjadi penentu utama bagi negara yang ingin masuk ke level tertinggi, yaitu Developed Market (Pasar Maju).

Syaratnya cukup berat: pendapatan per kapita negara tersebut harus 25% di atas ambang batas pendapatan tinggi Bank Dunia selama tiga tahun berturut-turut.

Untuk kelas Frontier dan Emerging, MSCI cenderung lebih fleksibel soal pertumbuhan ekonomi selama syarat lainnya terpenuhi.

Baca Juga: IHSG Hari Ini: Sentimen Positif MSCI dan Bursa Saham Dunia yang 'Kebakaran'

2. Ukuran Perusahaan dan Likuiditas

MSCI melihat seberapa besar perusahaan di negara tersebut dan seberapa mudah sahamnya diperjualbelikan (likuiditas).

  • Frontier: Hanya butuh minimal 1 perusahaan besar dengan kapitalisasi pasar sekitar US$155 juta.
  • Emerging (Posisi Indonesia saat ini): Butuh minimal 3 perusahaan besar dengan nilai kapitalisasi pasar minimal US$2.964 juta.
  • Developed: Harus memiliki minimal 5 perusahaan raksasa dengan nilai di atas US$5.928 juta.

Likuiditas juga diukur melalui Annualized Traded Value Ratio (ATVR). Pasar Maju menuntut perputaran uang yang sangat cepat (20% ATVR), sementara Pasar Pemula hanya butuh 2,5%.

3. Aksesibilitas Pasar

Inilah yang menjadi batu sandungan bagi Indonesia. Aksesibilitas mengukur seberapa nyaman investor asing berinvestasi di suatu negara. MSCI menyoroti lima poin:

  • Keterbukaan terhadap kepemilikan asing.
  • Kemudahan keluar-masuknya modal.
  • Efisiensi operasional bursa.
  • Ketersediaan instrumen investasi.
  • Stabilitas kelembagaan.

Peta Kekuatan Pasar Modal Dunia

MSCI membagi dunia investasi menjadi beberapa kelompok besar:

1. Developed Markets (23 Negara)

Berisi negara-negara mapan seperti AS, Inggris, Jepang, Jerman, Singapura, dan Australia. Ini adalah "liga utama" dengan sistem hukum dan pasar yang paling stabil.

2. Emerging Markets (24 Negara)

Di sinilah Indonesia berada saat ini, bersanding dengan raksasa seperti China, India, Korea Selatan, Brasil, dan Arab Saudi. Kelompok ini dianggap memiliki pertumbuhan tinggi namun dengan risiko yang lebih besar dibanding negara maju.

3. Frontier Markets

Kelompok pasar yang masih "bayi" atau dalam tahap awal pengembangan, seperti Vietnam, Pakistan, Kenya, dan Nigeria. Jika Indonesia gagal memperbaiki transparansi, kita akan turun ke kelompok ini.

4. Standalone Markets

Negara-negara yang tidak masuk dalam indeks utama karena kondisi tertentu, seperti Ukraina, Argentina, atau Palestina.

Apa yang Harus Diperbaiki Indonesia?

MSCI secara spesifik meminta BEI untuk memperbaiki empat hal krusial:

  • Transparansi Data: Akurasi data harus ditingkatkan.
  • Free Float: Memastikan jumlah saham yang beredar di publik benar-benar tersedia untuk diperjualbelikan.
  • Struktur Kepemilikan: Menghapus kebingungan mengenai siapa pemilik sebenarnya dari sebuah perusahaan.
  • Tata Kelola: Memastikan tidak ada praktik perdagangan terkoordinasi yang memanipulasi harga.

Waktu yang tersisa hingga Mei 2026 adalah masa krusial bagi otoritas bursa kita agar tetap bertahan di "liga bergengsi" investor global.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI