Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang

Achmad Fauzi | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:03 WIB
Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang
Pencari kerja memadati acara Jakarta Job Fair Jakarta di Gor Kemayoran, Jakarta, Selasa (6/5/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • BPS mencatat pengangguran November 2025 sebanyak 7,35 juta orang, menunjukkan penurunan dari Agustus 2025.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per November 2025 turun menjadi 4,74 persen seiring bertambahnya pekerja.
  • Jumlah angkatan kerja per November 2025 mencapai 155,27 juta orang, dengan penduduk bekerja naik 1,371 juta.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran di Indonesia kini sebanyak 7,35 juta orang per November 2025. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan data BPS pada Agustus 2025 lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, penurunan ini seiring bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja.

"Jumlah orang yang menganggur pada bulan November 2025 adalah sebanyak 7,35 juta orang," ujar Amalia dalam konferensi pers di Kantor BPS RI, Kamis (5/2/2026).

Penurunan jumlah pengangguran tersebut mendorong perbaikan TPT. BPS mencatat TPT pada November 2025 berada di level 4,74 persen.

Para pencari kerja di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (24/1).
Para pencari kerja di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (24/1).

"Selama periode Agustus 2025 sampai dengan November 2025, terdapat 7,35 juta orang menganggur, di mana angka ini setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka yang turun menjadi sebesar 4,74 persen," kata Amalia.

Ia menambahkan, penurunan TPT terjadi baik pada laki-laki maupun perempuan. Tren penurunan juga terjadi di wilayah perkotaan dan perdesaan.

"Penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka dibandingkan dengan Agustus 2025 terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan dan juga di wilayah perkotaan maupun di pedesaan," ucapnya.

Bersamaan dengan itu, jumlah angkatan kerja Indonesia juga mengalami peningkatan. Hingga November 2025, jumlah angkatan kerja tercatat mencapai 155,27 juta orang.

Dari jumlah tersebut, penduduk yang bekerja tercatat sebanyak 147,91 juta orang. Jumlah ini bertambah signifikan dibandingkan Agustus 2025.

"Jumlah penduduk yang bekerja ini bertambah sebanyak 1,371 juta orang dibandingkan bulan Agustus 2025," katanya.

Peningkatan jumlah penduduk bekerja turut mendorong naiknya Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK). BPS mencatat TPAK pada November 2025 mencapai 70,95 persen.

Jika dirinci menurut jenis kelamin, tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki masih lebih tinggi dibandingkan perempuan. Namun, keduanya sama-sama mengalami peningkatan.

"Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja laki-laki mencapai 84,83 persen, sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja perempuan mencapai 56,91 persen," imbuhnya.

BPS juga mencatat proporsi pekerja penuh waktu mengalami peningkatan pada November 2025. Pekerja penuh waktu merupakan mereka yang bekerja minimal 35 jam dalam seminggu.

"Persentase pekerja yang bekerja penuh adalah sebesar 67,94 persen atau sekitar 100,5 juta orang," ucap Amalia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya

BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:57 WIB

Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:23 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025

Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:36 WIB

Terkini

Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet

Perhatian Pemudik! Jangan Pulang dari Kampung Tanggal 24-28-29 Jika Tak Mau Macet

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:29 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Harga Minyak Dunia Makin Terbang Imbas Iran Mau Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:16 WIB

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026, Akses Tol MBZ Terapkan Buka Tutup, Ini Dampaknya bagi Pengendara

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:03 WIB

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Harga Bitcoin Turun Akibat Ancaman Perang AS-Iran, Kembali ke Level 60 Ribu Dolar!

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:02 WIB

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:50 WIB

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Data Lintas Batas RIAS Dibuka, OJK Waspadai Ketergantungan Asing

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Minyak Dunia Memanas: Brent Tembus USD 112 di Tengah Eskalasi Perang Iran-AS

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:38 WIB

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Ancaman 'Kiamat' Energi: Trump Beri Ultimatum, Guncang Pasokan Migas Dunia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:30 WIB

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:24 WIB

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:37 WIB