OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi

M Nurhadi

Jum'at, 16 Januari 2026 | 12:05 WIB
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
Dana Syariah indonesia
baca 10 detik
  • OJK dan Bareskrim Polri mengungkap kecurangan PT DSI terkait manipulasi data serta penyalahgunaan dana investasi nasabah.
  • PT DSI menciptakan proyek properti fiktif menggunakan identitas peminjam asli untuk menggalang dana dari pemodal.
  • Investigasi menunjukkan dana investor dialihkan ke rekening afiliasi, diduga melibatkan skema Ponzi sejak 2018.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan Bareskrim Polri berhasil mengungkap rangkaian praktik kecurangan (fraud) yang dilakukan oleh platform fintech peer-to-peer (P2P) lending PT Dana Syariah Indonesia (DSI).

Perusahaan yang selama ini dikenal berfokus pada pembiayaan sektor properti tersebut diduga kuat terlibat dalam tindak pidana manipulasi data serta penyalahgunaan dana investasi nasabah secara masif.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, membeberkan bahwa modus operandi yang dijalankan perusahaan adalah dengan mencatut identitas peminjam (borrower) asli.

Data tersebut kemudian digunakan untuk menciptakan proyek-proyek properti fiktif sebagai sarana menarik dana segar dari masyarakat.

“Pihak perusahaan menyebarkan informasi palsu melalui situs resmi mereka untuk menggalang dana dari para pemodal (lender),” ungkap Agusman dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR RI, Kamis (15/1/2026).

Hasil investigasi mendalam menunjukkan bahwa dana yang dihimpun dari masyarakat tidak pernah disalurkan kepada pengembang atau peminjam yang sah.

Sebaliknya, dana tersebut dialihkan untuk kepentingan pribadi dan perusahaan terafiliasi.

Guna memberikan kesan bahwa proyek mereka kredibel, PT DSI menggunakan pihak internal yang menyamar sebagai investor untuk memicu antusiasme publik.

Lebih mengkhawatirkan lagi, Agusman mengungkapkan adanya penyimpangan pada rekening penampungan (escrow). Dana investor justru dialirkan ke rekening perusahaan cangkang (vehicle) milik afiliasi PT DSI.

baca juga

Temuan awal juga mengindikasikan adanya penggunaan skema Ponzi, di mana dana dari investor baru digunakan untuk menutupi kerugian pendanaan yang macet serta memoles laporan keuangan agar tetap terlihat sehat.

“Kami secara jelas melihat adanya indikasi kuat tindak pidana atau fraud dalam operasional mereka,” tegas Agusman.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak, menyatakan bahwa kasus ini telah ditingkatkan statusnya ke tahap penyidikan.

Berdasarkan data operasional sejak mengantongi izin OJK pada periode 2021 hingga 2025, sedikitnya 1.500 investor tercatat menjadi korban. Namun, kepolisian meyakini jumlah tersebut akan terus bertambah.

“Kami memprediksi total korban jauh lebih besar. Hasil lidik menunjukkan bahwa PT DSI sudah menjalankan praktik ini sejak 2018, jauh sebelum mereka mendapatkan izin resmi dari OJK,” jelas Ade dalam forum yang sama.

Saat ini, tim penyidik Bareskrim Polri tengah menelusuri secara mendalam rincian setiap proyek fiktif serta melacak aliran dana teknis (asset tracing).

Langkah cepat ini diambil untuk mencegah para pelaku melakukan mitigasi risiko atau menghilangkan barang bukti terkait skandal keuangan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ponzi Berkedok Syariah, OJK dan PPATK Jelaskan Kasus Fraud Pinjol Dana Syariah Indonesia

Ponzi Berkedok Syariah, OJK dan PPATK Jelaskan Kasus Fraud Pinjol Dana Syariah Indonesia

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 19:08 WIB

Kasus Fraud Rp1,4 Triliun, OJK Mulai Sisir Aset PT Dana Syariah Indonesia

Kasus Fraud Rp1,4 Triliun, OJK Mulai Sisir Aset PT Dana Syariah Indonesia

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:03 WIB

Alami Gagal Bayar, Ini Sanksi yang Diberikan OJK untuk Dana Syariah Indonesia

Alami Gagal Bayar, Ini Sanksi yang Diberikan OJK untuk Dana Syariah Indonesia

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 07:39 WIB

Terkini

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

×