Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:17 WIB
Rupiah Kian Loyo di Rp16.876, Imbas Sentimen Domestik dan Downgrade Moodys
Nilai tukar rupiah masih belum mampu keluar dari tekanan hebat. Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (6/2/2026), Mata Uang Garuda kembali terkulai lemas di hadapan dolar Amerika Serikat (AS). Foto Antara.
  • Rupiah melemah ke Rp16.876 per dolar AS akibat sentimen negatif domestik.
  • Moody's turunkan peringkat RI dan IHSG di-downgrade oleh Goldman Sachs & UBS.
  • Target ekonomi 2025 gagal tercapai, rupiah diprediksi di level Rp16.800-Rp16.900.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih belum mampu keluar dari tekanan hebat. Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (6/2/2026), Mata Uang Garuda kembali terkulai lemas di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip data Bloomberg, rupiah bertengger di level Rp16.876 per dolar AS. Angka ini mencerminkan pelemahan sebesar 0,20 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya, Kamis (5/2), yang berada di level Rp16.842. Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia dipatok di level Rp16.826.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan ini bukan sekadar faktor global, melainkan murni imbas dari sentimen negatif di dalam negeri. Salah satu pemicu utamanya adalah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta kabar buruk dari lembaga pemeringkat internasional.

"Pelemahan rupiah disebabkan pelemahan IHSG dan penurunan peringkat dari Moody’s," ujar Lukman saat dihubungi.

Ia menambahkan, pasar saat ini tengah diselimuti awan mendung akibat sejumlah masalah domestik yang bertubi-tubi, antara lain langkah Goldman Sachs (GS) dan UBS yang menurunkan peringkat IHSG ke posisi underweight, potensi penurunan status pasar Indonesia dari Emerging Market (EM) menjadi Frontier Market oleh MSCI dan sentimen negatif seputar defisit fiskal dan target pertumbuhan ekonomi 2025 yang meleset dari target.

"Rupiah diperkirakan masih akan tertekan dan bergerak di rentang Rp16.800 hingga Rp16.900," jelasnya.

Di kawasan Asia, rupiah tidak sendirian di zona merah. Namun, Rupee India mencatatkan performa terburuk dengan anjlok 0,46 persen, disusul Won Korea Selatan yang ambles 0,39 persen.

Berikut pergerakan mata uang Asia sore ini:

Melemah: Rupee India (-0,46%), Won Korsel (-0,39%), Rupiah (-0,20%), Dolar Taiwan (-0,04%), Yuan China (-0,03%).

Menguat: Baht Thailand (+0.37%), Peso Filipina (+0,21%), Dolar Singapura (+0,11%), Yen Jepang (+0,11%), Ringgit Malaysia (+0,01%).

Kombinasi antara gagalnya target pertumbuhan ekonomi dan prospek pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI) membuat investor cenderung berhati-hati melirik aset-aset berbasis rupiah untuk sementara waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun

Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:39 WIB

Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia

Rupiah Amblas Imbas Moody's Kasih Rating Negatif ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:58 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!

Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:48 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB