Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:26 WIB
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
Ilustrasi. PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil menjaring lebih dari 1.620 inovator, mulai dari mahasiswa, peneliti, hingga startup, guna memperkuat ekosistem pertanian berbasis teknologi dan mendukung target swasembada pangan nasional dalam acara FertInnovation Challenge 2025. Foto Pupuk Indonesia.
  • 1.620 inovator lokal & global berkolaborasi perkuat riset pertanian nasional.
  • Dorong teknologi AI, pertanian presisi, dan keberlanjutan demi swasembada.
  • Pupuk Indonesia siapkan hingga Rp2 miliar untuk hilirisasi ide inovatif terpilih.

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) berhasil menjaring lebih dari 1.620 inovator, mulai dari mahasiswa, peneliti, hingga startup, guna memperkuat ekosistem pertanian berbasis teknologi dan mendukung target swasembada pangan nasional dalam acara FertInnovation Challenge 2025.

Direktur Teknik dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, Jamsaton Nababan, menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan instrumen strategis untuk membangun pipeline riset yang relevan dengan tantangan industri saat ini.

"Ajang ini sejalan dengan komitmen Pupuk Indonesia dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penguatan inovasi, teknologi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan," ujar Jamsaton dikutip Sabtu (7/2/2026).

Bekerja sama dengan Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI), FertInnovation Challenge 2025 mengusung tema “Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency”.

Fokus utama kompetisi ini mencakup empat kategori strategis Precision Agriculture & Digital Farming, Climate Resilience & Sustainable Fertilizer, AI-Driven Agri Supply Chain dan Process & Plant Engineering.

Keempat kategori tersebut dirancang untuk memberikan solusi menyeluruh dari hulu ke hilir, mulai dari efisiensi produksi di pabrik hingga distribusi pupuk yang tepat sasaran ke tangan petani.

Selain memberikan hadiah tunai bagi para pemenang di setiap kategori, Pupuk Indonesia memberikan kesempatan emas berupa program inkubasi. Ide-ide terpilih berpeluang dikembangkan menjadi solusi nyata bagi industri dengan nilai kolaborasi mencapai Rp2 miliar.

Langkah ini mempertegas peran Pupuk Indonesia sebagai innovation enabler di sektor agribisnis. Dengan pendekatan open innovation, perusahaan berupaya mempercepat hilirisasi riset yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi serta sosial bagi masyarakat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 06:51 WIB

Ketika Inovasi Bertemu Kepercayaan Konsumen, Perhiasan Emas Lokal Ini Kian Diperhitungkan

Ketika Inovasi Bertemu Kepercayaan Konsumen, Perhiasan Emas Lokal Ini Kian Diperhitungkan

Lifestyle | Minggu, 01 Februari 2026 | 07:21 WIB

Melimpah di Gudang, Mahal di Piring: Mengapa Harga Beras RI Begitu Mahal?

Melimpah di Gudang, Mahal di Piring: Mengapa Harga Beras RI Begitu Mahal?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:00 WIB

Terkini

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

7.131 Bus Ditemukan Tak Layak Jalan Saat Mudik Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:29 WIB

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Arus Balik Lebaran, KAI Catat 253 Ribu Kursi Masih Tersedia hingga Awal April

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:28 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Arus Balik Mulai Padat, Jumlah Penumpang Kereta ke Jakarta Lampaui Keberangkatan

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 15:18 WIB