IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 07 Februari 2026 | 12:51 WIB
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
Indeks saham kebanggaan tanah air ini harus rela terlempar dari level psikologis 8.000. Foto Rina-Suara.com
  • IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau kurang bertenaga sepanjang periode perdagangan 2 hingga 6 Februari 2026.
  • Indeks saham kebanggaan tanah air ini harus rela terlempar dari level psikologis 8.000.
  • Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 4,73% dibandingkan penutupan pekan lalu yang masih bertengger gagah di posisi 8.329,606.

Suara.com - Performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau kurang bertenaga sepanjang periode perdagangan 2 hingga 6 Februari 2026.

Indeks saham kebanggaan tanah air ini harus rela terlempar dari level psikologis 8.000.

Berdasarkan data BEI yang dikutip Sabtu (7/2/2026) IHSG pekan ini ditutup pada level 7.935,260. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 4,73% dibandingkan penutupan pekan lalu yang masih bertengger gagah di posisi 8.329,606.

Lantas, bagaimana detail rapor perdagangan sepekan terakhir? Simak rangkumannya berikut ini:

1. Kapitalisasi Pasar Ambles

Sejalan dengan melemahnya IHSG, nilai kapitalisasi pasar (Market Cap) bursa juga ikut menyusut. Tercatat, market cap BEI turun 4,69% menjadi Rp14.341 triliun, dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp15.046 triliun.

2. Transaksi Harian Menurun Drastis

Pekan ini menjadi periode yang cukup sepi bagi lantai bursa. Hampir seluruh indikator transaksi harian mencatatkan rapor merah:

Rata-rata Nilai Transaksi Harian: Anjlok 43,45% menjadi Rp24,75 triliun dari Rp43,76 triliun.

Rata-rata Volume Transaksi: Turun 31,75% menjadi 43,2 miliar lembar saham dari 63,3 miliar lembar.

Rata-rata Frekuensi Transaksi: Berubah 28,62% menjadi 2,72 juta kali transaksi per hari.

3. Gerak-gerik Investor Asing

Meski pada penutupan perdagangan Jumat (6/2) investor asing mencatatkan nilai beli bersih (net buy) sebesar Rp944,31 miliar, namun secara akumulatif sepanjang tahun 2026, asing masih cenderung keluar dari pasar modal Indonesia.

"Sepanjang tahun 2026 berjalan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih (net sell) mencapai Rp11,02 triliun," tulis data Bursa Efek Indonesia.

Kondisi pasar yang fluktuatif ini diharapkan dapat segera stabil, seiring dengan penantian para pelaku pasar terhadap sentimen ekonomi domestik maupun global di pekan mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 19:27 WIB

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:50 WIB

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:14 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB