Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:19 WIB
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto Fakhri-Suara.com
baca 10 detik
  • Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto membuka ABAC Meeting I 2026 di Jakarta pada 7 Februari 2026.
  • Ia menekankan integrasi ekonomi kawasan dan reformasi struktural adalah fondasi stabilitas Asia-Pasifik saat ini.
  • Indonesia menunjukkan resiliensi ekonomi 2025 dengan PDB tumbuh 5,39% serta fokus agenda reformasi struktural APEC 2026–2030.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan bahwa integrasi ekonomi kawasan dan reformasi struktural yang mendalam adalah fondasi utama bagi stabilitas Asia-Pasifik di tengah ketidakpastian global.

Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan Opening Ceremony APEC Business Advisory Council (ABAC) Meeting I 2026 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Menurut Airlangga, dinamika ekonomi internasional saat ini menuntut negara-negara untuk tidak sekadar mengejar pemulihan pascapandemi, melainkan melakukan transformasi fundamental yang berkelanjutan.

Dalam pidatonya, Airlangga menyoroti bahwa kekuatan ekonomi regional terletak pada seberapa erat kolaborasi dan integrasi antarnegara anggota APEC.

Fokus utama pada tahun 2026 ini adalah "Mempercepat Pertumbuhan Inklusif Regional Melalui Reformasi Struktural".

"Kita berada pada titik di mana lanskap ekonomi dunia menuntut perubahan besar. Kekuatan kita dalam menavigasi tantangan ini terletak pada sejauh mana kita terintegrasi secara ekonomi," tegas Airlangga dalam keterangan resminya, Minggu (8/2/2026).

Menko Airlangga juga memaparkan bukti nyata resiliensi ekonomi Indonesia yang tetap kokoh di jajaran anggota APEC. Keberhasilan ini diklaim sebagai buah dari kebijakan yang kredibel dan konsisten.

Berikut adalah beberapa indikator performa ekonomi dan sosial Indonesia sepanjang 2025:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Pada kuartal IV-2025, PDB Indonesia melesat 5,39 persen (yoy), dengan rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 5,11 persen.
  • Indikator Sosial: Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga ke level 8,5 persen, sementara tingkat pengangguran stabil di angka 4,9 persen.
  • Kualitas SDM: Terjadi perbaikan signifikan pada rasio ketimpangan (Gini Ratio) serta peningkatan skor Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Airlangga menyebutkan bahwa hasil ini dicapai melalui bauran kebijakan yang terkoordinasi lintas sektor serta komunikasi publik yang transparan untuk menjaga kepercayaan investor dan pelaku usaha.

baca juga

Menatap masa depan, Indonesia secara aktif mendorong Agenda Reformasi Struktural APEC untuk periode 2026–2030. Agenda strategis ini berfokus pada tiga pilar utama:

Persaingan Usaha: Menciptakan iklim bisnis yang sehat dan kompetitif.

Digitalisasi & Inovasi: Mempercepat adaptasi teknologi digital di seluruh sektor ekonomi.

Pemberdayaan Ekonomi: Memastikan pelaku usaha kecil dan menengah ikut merasakan dampak pertumbuhan regional.

Upaya ini selaras dengan komitmen Indonesia terhadap sistem perdagangan multilateral yang terbuka dan inklusif di bawah naungan World Trade Organization (WTO).

Sebagai penutup, Airlangga mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah yang brilian tidak akan berdampak maksimal tanpa dukungan dunia usaha. Kolaborasi erat antara regulator dan sektor swasta adalah satu-satunya cara untuk mengubah gagasan besar menjadi aksi nyata yang berdampak langsung pada produktivitas kawasan.

"Sinergi antara pemerintah dan kepemimpinan dunia usaha adalah kunci utama untuk menghadapi kompleksitas tantangan di dekade ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perundingan Tarif RI-AS Rampung, Airlangga Sebut Dokumen Tunggu Tanda Tangan Prabowo

Perundingan Tarif RI-AS Rampung, Airlangga Sebut Dokumen Tunggu Tanda Tangan Prabowo

Video | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:00 WIB

Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade

Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 10:14 WIB

Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional

Redam Gejolak Pasar, Menko Airlangga Lobi Langsung Investor Institusional

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:42 WIB

Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN

Prabowo Luncurkan Proyek 'Gentengisasi', Biaya Ditanggung APBN

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 12:02 WIB

Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026

Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 15:11 WIB

Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?

Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:05 WIB

Terkini

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB