Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Kementerian PU Bangun Huntara Modular untuk 202 KK di Aceh, Target Rampung Sebelum Ramadan

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 14:17 WIB
Kementerian PU Bangun Huntara Modular untuk 202 KK di Aceh, Target Rampung Sebelum Ramadan
Menteri PU Dody Hanggodo (kedua kiri) [Antara]
  • Kementerian PU membangun Huntara Modular di Bener Meriah, Aceh, menggunakan konstruksi baja prefabrikasi untuk 228 KK.
  • Menteri Dody Hanggodo menargetkan penyelesaian Huntara Modular rampung pada minggu pertama Ramadan 2026.
  • Fasilitas pendukung mencakup utilitas lengkap, area hijau, serta fasilitas sanitasi, termasuk untuk difabel.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Hunian Sementara Modular (Huntara Modular) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. 

Pembangunan hunian sementara ini ditargetkan rampung sebelum Ramadan agar segera dapat ditempati warga.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, telah meninjau ke lokasi untuk memastikan progres pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana penanganan darurat pascabencana.

Pembangunan Huntara Modular tersebut dilaksanakan melalui Satuan Kerja Prasarana Strategis Aceh, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. 

Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian sementara yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak.

Dody mengatakan, perkembangan pembangunan masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sejak awal. Ia menyatakan target penyelesaian tetap mengacu pada rencana semula.

“Progresnya masih sesuai schedule. Insya Allah minggu pertama Ramadan ini bisa selesai total untuk 202 KK. Lokasi ini luasnya sekitar 3 hektare, dan sebagian besar akan kita manfaatkan sebagai ruang terbuka hijau, ada tempat bermain, tempat ibadah, dan fasilitas publik lainnya,” ujar Dody kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Foto udara rumah khusus (rusus) yang sedang dibersihkan di Lubuk Buaya, Padang, Sumatera Barat. [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar]
Foto udara rumah khusus (rusus) yang sedang dibersihkan di Lubuk Buaya, Padang, Sumatera Barat. [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar]

Huntara Modular di Kabupaten Bener Meriah dibangun menggunakan metode konstruksi modular baja prefabrikasi. Pembangunan dilakukan di atas lahan seluas 30.000 meter persegi atau sekitar 3 hektare.

Total luas bangunan Huntara Modular ini mencapai 4.855 meter persegi. Dari luasan tersebut, kawasan hunian terdiri dari 19 blok bangunan dengan luas modul mencapai 3.672 meter persegi yang mencakup 228 modul.

Selain bangunan hunian, pemerintah juga menyiapkan area non-hunian seluas 2.210 meter persegi. Area tersebut digunakan untuk fasilitas pendukung seperti toilet dan selasar guna menunjang aktivitas penghuni.

Hunian sementara ini dirancang untuk menampung 228 kepala keluarga. Fasilitas sanitasi yang disediakan meliputi 114 unit shower, 114 unit kloset, serta empat unit fasilitas ramah difabel.

Sistem pendukung hunian juga disiapkan secara lengkap. Penyediaan air bersih bersumber dari sumur bor, pengolahan air kotor menggunakan sistem biotank, sementara pasokan listrik disuplai dari jaringan PLN.

Dody menambahkan, kesiapan calon penghuni juga telah diperhitungkan seiring dengan percepatan pembangunan hunian sementara tersebut. Proses relokasi warga disebut sudah siap dilakukan.

“Calon penghuninya sudah siap. Harapannya di awal-awal Ramadan masyarakat yang terdampak sudah bisa langsung menghuni. Saat ini memang masih on progress, tapi kita akan kejar agar selesai tepat waktu,” ucapnya.

Selain hunian, kawasan Huntara Modular turut dilengkapi dengan perencanaan penataan kawasan yang terintegrasi. 

Di dalamnya mencakup area multifungsi, area parkir, mushola, hunian ramah difabel, toilet difabel, serta jaringan utilitas untuk mendukung kebutuhan dasar dan aktivitas sosial penghuni.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh turut membangun sumur bor dengan kedalaman sekitar 52 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan seluruh penghuni Huntara Modular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulihkan Layanan Dasar, Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Sanitasi Pascabencana di Aceh Tamiang

Pulihkan Layanan Dasar, Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Sanitasi Pascabencana di Aceh Tamiang

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:42 WIB

Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera

Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:20 WIB

Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera

Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 19:16 WIB

Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan

Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:03 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:13 WIB

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Harga Minyak DIproyeksi Bergejolak dalam 60 Hari ke Depan Usai Sanksi Iran Dicabut

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:57 WIB

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB