Pasok 2.800 ton Beras untuk Jemaah Haji, Bulog Minta Bangun Gudang di Arab Saudi

Liberty Jemadu | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 16:08 WIB
Pasok 2.800 ton Beras untuk Jemaah Haji, Bulog Minta Bangun Gudang di Arab Saudi
Kepala Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
  • Kepala Bulog berkoordinasi dengan Menteri Haji agar disediakan lahan di Kampung Haji untuk membangun gudang beras.
  • Rencana ini mendukung pasokan 2.280 ton beras Indonesia untuk jemaah haji tahun 2026 mendatang.
  • Pemerintah juga berencana mengirim komoditas pangan lain, sehingga gudang penyimpanan sangat diperlukan di sana.

Suara.com - Kepala Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf agar disediakan lahan di Kampung Haji, Arab Saudi untuk membangun gudang beras.

Permintaan itu disampaikannya sejalan dengan akan dipasoknya 2.280 ton beras untuk jemaah Indonesia pada pelaksanaan ibadah haji 2026.

"Tadi kami sudah koordinasi dengan Pak Menteri Haji. Kami mohon diberikan space, ruang di kampung haji. Kalau nanti diizinkan kami minta ruang untuk bisa membangun gudang Bulog di sana," kata Rizal usai menghadiri rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta pada Senin (9/1/2026).

Dia menyebut sebagai tahap awal, gudang yang akan dibangun setidaknya memiliki kapasitas 1000 ton.

"Seribu ton saja sudah cukup. Nanti bertahap, kalau memang nanti masih dibutuhkan, kita bangun lagi yang seribu ton lagi," ucapnya.

Di samping itu, Rizal berharap agar Bulog tidak hanya memasok beras untuk jemaah Indonesia, tetapi juga komoditas pangan lain seperti minyak goreng, ikan, hingga daging, sehingga menjadi penting Bulog memiliki gudang di Kampung Haji.

"Harapan kami supaya jadi satu paket di situ. Ada beras, ada minyak, ada ikan, ada daging. Berarti kalau ada ikan dan daging harus ada cold storage," kata Rizal.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengirimkan beras ke Arab Saudi untuk menjamin pasokan pangan jemaah Indonesia pada pelaksanaan haji 2026.

"Jadi jemaah haji besok (2026) 200.000 lebih orang itu, berasnya harus dari kita (Indonesia)," kata Zulhas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta pada Senin (9/2/2026).

Zulhas menjelaskan beras yang akan dikirimkan bersumber dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di Bulog. Disebutnya pada 2026 ini, cadangan beras Bulog akan mencapai 4 juta ton.

Adapun alasan penggunaan beras dalam negeri, karena rasa dan teksturnya yang sesuai dengan lidah jemaah Indonesia.

"Karena jamaan lebih suka, beras kita kan pulen. Kalau biasanya pakai beras basmati. Beras basmati itu pera. Orang Indonesia kurang suka biasanya, sukanya itu yang pulen,” ujar Zulhas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah

Prabowo Janjikan Biaya Haji Turun Drastis, Bangun 'Kampung Haji' di Mekkah

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:15 WIB

Melimpah di Gudang, Mahal di Piring: Mengapa Harga Beras RI Begitu Mahal?

Melimpah di Gudang, Mahal di Piring: Mengapa Harga Beras RI Begitu Mahal?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 09:00 WIB

Bulog Klaim Margin 7% Bukan Tambah Cuan, Tapi Kompensasi

Bulog Klaim Margin 7% Bukan Tambah Cuan, Tapi Kompensasi

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 16:45 WIB

Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan

Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 18:38 WIB

Margin Fee Bulog Naik Jadi 7 Persen, Rizal: Bisa Tambah Semangat dan Kinerja Perusahaan

Margin Fee Bulog Naik Jadi 7 Persen, Rizal: Bisa Tambah Semangat dan Kinerja Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 23 Januari 2026 | 21:24 WIB

Terkini

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:36 WIB

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB