Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 05:57 WIB
Prospek Properti Negara Tetangga dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
Realisasi Investasi Properti di Five Dock Sydney dan Proyeksi Pasar Global Tahun 2026
  • One Global Capital mengembalikan dana senilai Rp1,2 triliun kepada pemodal awal 2026 dari pengembangan properti Five Dock.
  • Proyek properti di pinggiran kota Sydney ini berhasil menyelesaikan siklus investasi selama dua dekade setelah kebijakan rezoning 2019.
  • Strategi investasi "buy well, add value, and sell well" menghasilkan laba signifikan dari kenaikan valuasi lahan secara substansial.

Suara.com - Perusahaan pengembang properti One Global Capital melaporkan pengembalian investasi kepada para pemodal senilai Rp1,2 triliun (setara lebih dari AUD100 juta) pada awal tahun 2026.

Dana tersebut merupakan hasil dari pengembangan proyek properti jangka panjang di kawasan Five Dock, Sydney, Australia.

Keberhasilan realisasi nilai ini menandai selesainya siklus investasi yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade.

Kawasan Five Dock sendiri menjadi sorotan karena kemampuannya memberikan imbal hasil yang signifikan bagi investor, termasuk mereka yang berasal dari Indonesia.

Five Dock merupakan sebuah pinggiran kota (suburb) di wilayah Inner West Sydney, sekitar 7 kilometer dari pusat bisnis (CBD) Sydney. Kawasan ini awalnya dikenal sebagai area residensial yang stabil sebelum akhirnya mengalami transformasi nilai yang drastis.

Titik balik pertumbuhan kawasan ini terjadi pada tahun 2019 ketika pemerintah negara bagian New South Wales menyetujui kebijakan rezoning (perubahan peruntukan lahan).

Kebijakan tersebut memungkinkan peningkatan intensitas pembangunan di area tersebut. Investasi awal yang dilakukan oleh entitas yang kini berada di bawah bendera One Global Capital tercatat dimulai sekitar 20 tahun lalu dengan modal awal sekitar AUD5 juta.

Strategi yang diterapkan di kawasan ini berfokus pada pendekatan "buy well, add value, and sell well", di mana keuntungan besar diperoleh dari kenaikan valuasi lahan setelah proses legalitas dan perencanaan wilayah rampung sepenuhnya.

Berdasarkan data operasional perusahaan, proyek di Five Dock ini menghasilkan laba yang tumbuh berkali-kali lipat dari modal awal. Berikut adalah gambaran distribusi dananya:

  • Investasi Skala Besar: Secara kumulatif, laba pengembangan mencapai lebih dari AUD100 juta.
  • Imbal Hasil Investor Ritel: Investor dengan partisipasi modal awal sebesar AUD250.000 menerima total distribusi (termasuk modal) sekitar AUD2,75 juta.
  • Dampak Selisih Kurs: Jika dikonversi ke Rupiah, modal awal sebesar Rp1,2 miliar pada dua dekade lalu kini terealisasi menjadi nilai sekitar Rp28,9 miliar, didorong oleh pertumbuhan nilai aset dan penguatan mata uang asing.

Memasuki tahun 2026, yang secara astrologi Tionghoa ditandai sebagai Tahun Kuda Api, industri properti global, khususnya di Australia, diprediksi akan terus menjadi instrumen perlindungan nilai (safe haven) bagi investor Asia Pasifik.

Beberapa faktor yang mendukung prospek properti di tahun 2026 meliputi:

Stabilitas Ekonomi Australia: Dengan PDB sekitar AUD2,3 triliun dan sistem hukum yang independen, Australia menawarkan kepastian regulasi yang tinggi di tengah volatilitas global.

Permintaan Struktural di Sydney: Pertumbuhan harga properti di Sydney tahun 2026 diperkirakan tetap positif akibat tingginya angka migrasi, kualitas pendidikan, serta perkembangan sektor kesehatan yang memacu permintaan residensial.

Filosofi Investasi Jangka Panjang: Tren pasar di tahun 2026 menunjukkan pergeseran di mana investor cenderung menghindari spekulasi jangka pendek (hype) dan lebih memilih aset riil dengan fundamental perencanaan yang jelas.

Samuel Sunito, Director of Capital One Global Capital, menambahkan bahwa konsistensi dalam menjaga kepercayaan investor menjadi faktor kunci dalam menghadapi siklus ekonomi di tahun-tahun mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam

Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:05 WIB

Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama

Prabowo dan PM Australia Teken Traktat Keamanan Bersama

Foto | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:57 WIB

Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas

Kunjungi Istana, PM Albanese Diajak Prabowo Investasi Tambang Garap Nikel Hingga Emas

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:57 WIB

Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali

Prabowo Ajak PM Australia Anthony Albanese Hadiri Ocean Impact Summit di Bali

News | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:37 WIB

Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana

Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 22:35 WIB

PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin

PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 22:25 WIB

Terkini

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

OSL Indonesia Resmi Gabung Ekosistem ICEx Group, Perkuat Infrastruktur Kripto Nasional

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:49 WIB

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Seller Alihkan Penjualan ke Website, Era Belanja di E-Commerce Berakhir?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:19 WIB

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Investor Masih Nahan Dana, IHSG Terus Meluncur Turun ke Level 6.905

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 17:11 WIB

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Rupiah Terpeleset ke Rp17.414: Ketegangan Global dan Harga Minyak Jadi Beban

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:21 WIB

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

OJK Bahas Rebalancing MSCI, Ada Saham yang Bakal Didepak dari IHSG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 16:07 WIB

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Rebalancing MSCI Diumumkan Besok, Danantara Pede Pasar Modal RI Tak Turun Kasta

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:35 WIB

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Pegadaian dan SMBC Indonesia Kembangkan Sustainable Financing Framework 2026 Berbasis ESG

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 15:07 WIB

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Menkeu Purbaya Batal Aktifkan BSF: Kita Enggak Krisis

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:53 WIB

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Sah! Menteri Bahlil Tunda Kenaikan Royalti Tambang Demi Jaga Iklim Investasi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:47 WIB

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Kenaikan Ongkos Kirim di Marketplace Tak Bisa Dibendung

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB