- Saham BUMI pada Jumat (13/2/2026) berbalik menguat ke Rp280 setelah sehari sebelumnya ditutup melemah 0,74% di Rp270.
- Emiten batubara tersebut mencatatkan aktivitas perdagangan masif dengan nilai beli bersih investor asing mencapai Rp438,4 miliar.
- Analisis teknikal menunjukkan target resistance BUMI berada di level Rp289 sementara support utamanya di Rp263.
2. BNI Sekuritas Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, sebelumnya telah memproyeksikan target harga terdekat BUMI di rentang Rp278 hingga Rp284.
BNI Sekuritas menyarankan area beli ideal (buy zone) berada di kisaran Rp260 - Rp270. Dengan harga saat ini yang sudah menyentuh Rp280, saham BUMI berada dalam jalur yang sesuai dengan ekspektasi target jangka pendek tersebut.
Kembalinya minat beli investor, terutama di area net buy tertinggi, menandakan kepercayaan pasar terhadap fundamental dan prospek BUMI masih cukup solid di awal tahun 2026.
Para pelaku pasar kini mencermati apakah BUMI mampu bertahan di atas level psikologis Rp280 hingga penutupan pasar sore nanti untuk mengonfirmasi tren penguatan lanjutan.
DISCLAIMER: Ulasan ini disusun sebagai informasi perkembangan pasar modal per 13 Februari 2026 dan bukan merupakan perintah beli atau jual. Investasi saham memiliki risiko fluktuasi harga yang tinggi. Setiap keputusan transaksi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi investor. Pembaca disarankan melakukan analisis mendalam atau berkonsultasi dengan penasihat investasi profesional.