Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:39 WIB
Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rencananya untuk mengusulkan struktur calon pejabat baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.[ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A].
  • Luhut usul pejabat muda OJK-BEI ke Prabowo demi kredibilitas pasar modal.
  • Reformasi pasar modal bidik target dana masuk 9 kali lipat seperti India.
  • DEN siapkan struktur pejabat baru yang transparan dan anti-intervensi.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mulai bergerak melakukan "bersih-bersih" di sektor keuangan. Luhut mengungkapkan rencananya untuk mengusulkan struktur calon pejabat baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam mereformasi pasar modal tanah air. Luhut menegaskan, sosok yang dibutuhkan untuk memimpin lembaga krusial tersebut bukan sekadar figur populer, melainkan anak muda yang memiliki integritas tinggi.

"Saya juga berpikir, usulan saya mungkin nanti saya akan lapor ke Bapak Presiden, cari saja anak muda. Kenapa musti orang-orang terkenal? Cari anak muda yang punya pengalaman, yang punya kredibilitas, untuk menjadi misalnya di OJK, pasar modal, yang tidak bisa diintervensi siapa-siapa," ujar Luhut saat ditemui di Kantor DEN, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Luhut menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan kajian mendalam di berbagai tempat untuk menyusun formula struktur yang ideal. Ia meyakini, usulan ini akan selaras dengan visi Presiden Prabowo yang mengedepankan transparansi dan kepentingan nasional.

Menurutnya, Presiden Prabowo sangat berkomitmen pada reformasi pasar modal. Ia pun merujuk pada keberhasilan India yang mampu menarik arus modal masuk (inflow) hingga sembilan kali lipat lebih besar dibanding modal keluar (outflow) setelah melakukan reformasi serupa.

"Nanti kami sore ketemu Bapak Presiden, kami akan sampaikan. Karena pengalaman India, begitu mereka melakukan reformasi dengan baik, membangun kredibilitas bagus, uang yang masuk itu 9 kali lebih besar dari dana yang keluar. Kita juga berharap itu terjadi di Indonesia," tegasnya.

Luhut berharap, dengan menempatkan sosok yang "anti-intervensi" di OJK dan BEI, kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia akan meningkat drastis, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:12 WIB

Heboh! Nagita Slavina Bidik Saham VISI, Bosnya Bilang Lagi Tahap Nego

Heboh! Nagita Slavina Bidik Saham VISI, Bosnya Bilang Lagi Tahap Nego

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB

Purbaya Minta Publik Tak Banyak Protes MBG, Klaim Dibutuhkan Masyarakat

Purbaya Minta Publik Tak Banyak Protes MBG, Klaim Dibutuhkan Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB