Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:15 WIB
Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter
Pemerintah Arab Saudi gencar mengembangkan Mekah sebagai magnet investasi asing. Para investor pun mengantre. [ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc]
  • Bisnis properti Mekah menjadi fokus investasi global karena Arab Saudi diversifikasi ekonomi dari ketergantungan minyak.
  • Pangeran MBS mengizinkan perusahaan asing dan muslim dunia berinvestasi properti, menargetkan 100 miliar dolar AS investasi tahun 2030.
  • Pembangunan masif properti mewah di Mekah dikritik karena berpotensi mengabaikan nilai dan aspek sejarah kota suci tersebut.

Suara.com - Bisnis properti yang berkembang pesat membuat Mekah kini menjadi incaran para investor global. Diwartakan Bloomberg, para investor kini antre untuk membeli tanah dan membangun apartemen, hotel dan pusat perbelanjaan mewah di Kota Suci tersebut.

Bahkan Mekah kini menjadi pilar utama dalam perombakan ekonomi Arab Saudi, yang sudah menyadari bahwa penerimaan dari minyak bumi tak lagi bisa diandalkan karena penurunan harga.

"Mekah kini masuk radar para investor utama di dunia," kata Yasser Abu Ateek, pemimpin Umm Al Qura for Development and Construction Co, perusahaan developer yang diserahi tanggung jawab melaksanakan pembangunan infrastruktur di kota kelahiran Nabi Muhammad tersebut.

Saham Umm Al Qura for Development and Construction Co sudah naik 17 persen sejak IPO pada tahun lalu. Di antara para investornya adalah para perusahaan investasi Amerika Serikat seperti Vanguard Group, State Street Corp dan Blackrock, serta HSBC Holdings Plc dari Inggris.

Pemerintah Arab Saudi di bawah Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Salman sejak tahun lalu sudah mengizinkan perusahaan-perusahaan asing untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan developer Mekah. Umat muslim dari seluruh dunia juga diizinkan membeli properti di Kota Suci tersebut.

Mekah menjadi fokus Bin Salman setelah rencana ambisiusnya membangun kota baru Neom tersendat akibat turunnya harga minyak. Pembangunan Mekah diharapkan bisa menarik investasi sing senilai 100 miliar dolar AS per tahun pada 2030.

Menurut lembaga peneliti MEED, sekitar 60 miliar dolar AS sudah masuk ke Mekah pada tahun ini untuk pengembangan properti.

Dari Indonesia, Danantara sudah berencana membangun Kampung Haji untuk jemaah asal Indonesia di Mekkah. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 13 triliun.

Para investor ritel juga berlomba-lomba untuk membeli properti di Mekah. Menurut survei Knight Frank pada 2024, 82 persen muslim terkaya di dunia berniat berinvestasi di Mekah dan Madinah. Sekitar 40 persen dari muslim terkaya juga sudah menyiapkan lebih dari 5 juta dolar AS atau sekitar Rp84 miliar untuk membeli properti di Mekah.

"Permintaan terus naik setiap tahun dan mereka (para perusahaan properti) bahkan tak perlu melakukan upaya pemasaran," kata Monica Malik, ekonom pada Bank PJSC, Abu Dhabi.

Masuknya para investor membuat harga tanah di Mekah jadi salah satu yang termahal di dunia. Kini tahan di sekitar Masjidil Haram dihargai nyaris 87.000 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 miliar per meter persegi.

Salah satu yang membuat daya tarik Mekah dan Madinah bagi para investor adalah banyaknya turis maupun jemaah haji yang datang ke kedua kota tersebut setiap tahunnya. Hampir tak ada hari sepi di dua Kota Suci itu. Puncaknya tentu saja selama Ramadan dan musim haji.

Di bulan Ramadan, harga hotel-hotel di Mekah, terutama di sekitar Masjidil Haram bisa mencapai 10.000 dolar AS per malam. Tahun ini Marriott, perusahaan perhotelan asal Amerika Serikat, mengoperasikan hotelnya di Mekah.

Tapi investasi dan pembangunan besar-besaran itu tak luput dari kritik. Omid Safi, dosen Studi Islam di Duke University, AS yang juga biasa memandu jamaah umrah dari AS mengatakan pembangunan di Kota Suci itu terlalu massif hingga mengabaikan aspek sejarah.

"Mereka meratakan gunung demi membangun pencakar langit untuk hotel-hotel bintang lima. Ekspansi untuk akomodasi para turis itu dilakukan tanpa menghargai sejarah kota Mekah," kata Safi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Buah Menkeu Purbaya Hijrah ke Danantara

Anak Buah Menkeu Purbaya Hijrah ke Danantara

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 12:02 WIB

Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi

Megawati Ziarah ke Makam Rasulullah di Madinah, Didoakan Langsung Imam Besar Masjid Nabawi

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 19:46 WIB

Ingin Kampung Haji Sukses, Danantara Gaet Perusahaan Arab Saudi

Ingin Kampung Haji Sukses, Danantara Gaet Perusahaan Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 15:29 WIB

Fakta di Balik Pembangunan Kampung Haji Indonesia, Apa Untungnya Buat Jemaah?

Fakta di Balik Pembangunan Kampung Haji Indonesia, Apa Untungnya Buat Jemaah?

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:53 WIB

Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya

Kampung Haji Segera Hadir, Prabowo Tekadkan Niat Tingkatkan Pelayanan dan Turunkan Biaya

News | Minggu, 08 Februari 2026 | 10:05 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB