Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Menko Airlangga Klaim Pengangguran Turun 4,74 Persen, Ini Pendorongnya

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:06 WIB
Menko Airlangga Klaim Pengangguran Turun 4,74 Persen, Ini Pendorongnya
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. [Suara.com/Dicky Prastya]
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pengangguran Indonesia turun menjadi 4,74% akibat penciptaan lapangan kerja baru.
  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2026 mencapai 5,4% didukung sektor prioritas utama.
  • Beberapa program prioritas presiden, seperti makan bergizi gratis, diharapkan menyerap tenaga kerja secara luas.

Suara.com - Pemerintah menegaskan kondisi ekonomi Indonesia terus membaik. Hal itu terlihat dengan adanya penurunan pengangguran di Indonesia.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato, mengatakan pengangguran di Indonesia turun 4,74 persen. Penurunan pengangguran ini dikarenakan penciptaan lapangan kerja yang tumbuh.

"Tingkat pengangguran terbuka turun 4,74 persendan tambahan serapan tenaga kerja yang bekerja 2,71 juta orang sebagai hasil daripada realisasi investasi," katanya di Gedung Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026),

Dia pun menyakini bahwa pertumbujan ekonomi ditargetkan di tahun 2026 mencapai 5,4 persen. Dengan  potensi hingga 5,6 persen yang memiliki sektor prioritas adalah pertanian, industri manufaktur, digital dan energi.

"Momentum ini sangat sesuai dengan tema daripada rencana kerja pemerintah yaitu kedaulatan pangan, energi dan transformasi ekonomi menuju Indonesia maju," ujar Airlangga.

Dia melanjutkan, beberapa implementasi program prioritas Bapak Presiden seperti makan bergisi gratis, operasi desa merah putih dan program 3 juta rumah bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Program ini pun bisa banyak menyerap tenaga kerja.

"Diharapkan ini menjadi sumber pertumbuhan yang mampu menyerap tenaga kerja luas, akselerasi produktivitas dan penggerak utama pendukung pembiayaan yang non-APBN diantaranya melalui danantara," bebernya.

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah akan mendorong pertumbuhan di kuartal pertama di 2026. Apalagi, dengan momen puasa dan lebaran mendorong pertumbuhan ekonomi lebih baik.

"Dan ini untuk pertama kalinya kuartal keempat dan kuartal pertama back to back hari besar keagamaannya. Karena di kuartal pertama ada Idul Fitri yang diharapkan dan selama pengalaman kita pada saat terjadi lebaran pertumbuhan tertinggi juga. Oleh karena itu kita akan terus dorong pertumbuhan di kuartal pertama tahun ini," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji

Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 18:19 WIB

Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang

Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:03 WIB

BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya

BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:57 WIB

Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:23 WIB

Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025

Konsumsi Rumah Tangga Jadi 'Penyelamat' Ekonomi RI Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:36 WIB

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025

BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027

Prabowo Patok Rupiah Hingga Rp 17.500/USD di RAPBN 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Melonjak, Bawang Merah Naik Nyaris 10 Persen

Harga Pangan Melonjak, Bawang Merah Naik Nyaris 10 Persen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:44 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia, Kini Tembus Rp17.743 per Dolar AS

Rupiah Paling Lemah di Asia, Kini Tembus Rp17.743 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 10:06 WIB

Perbandingan Harga Emas Antam vs Komoditas di Pegadaian, Galeri24 dan UBS Naik!

Perbandingan Harga Emas Antam vs Komoditas di Pegadaian, Galeri24 dan UBS Naik!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:40 WIB

Jelang Pidato Prabowo, IHSG Tak Tertolong Terus Merosot ke Level 6.352 di Rabu Pagi

Jelang Pidato Prabowo, IHSG Tak Tertolong Terus Merosot ke Level 6.352 di Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 09:17 WIB

Doyan Beli Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23 Persen

Doyan Beli Emas, Pembiayaan Konsumer Bank Mega Syariah Tumbuh 23 Persen

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:08 WIB

Apa Itu ATM Bitcoin? Ramai Dibicarakan karena Tutup Mendadak

Apa Itu ATM Bitcoin? Ramai Dibicarakan karena Tutup Mendadak

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:05 WIB

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:33 WIB

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB