Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Irwan Febri | Suara.com

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:15 WIB
Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun
Ilustrasi kripto (unsplash)
  • OJK mencatat investor kripto Indonesia mencapai 20,19 juta orang hingga Januari 2026, menunjukkan penerimaan investasi digital meningkat.
  • Nilai transaksi kripto nasional sepanjang 2025 tercatat Rp482,23 triliun; Indodax menyumbang Rp201 triliun dari volume tersebut.
  • Indodax menerapkan Proof of Reserve senilai Rp9,3 triliun per Februari 2026 dan fokus edukasi demi kepercayaan investor.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa jumlah investor aset kripto di Indonesia hingga Januari 2026 telah mencapai 20,19 juta orang. Angka ini mencerminkan semakin luasnya penerimaan masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis digital.

Sebagai informasi, sepanjang 2025 ada total nilai transaksi kripto nasional tercatat sebesar Rp482,23 triliun. Memasuki Januari 2026, transaksi kembali membukukan Rp29,24 triliun.

Di tengah tren pertumbuhan ini, Indodax sebagai salah satu bursa kripto di Tanah Air mencatatkan nilai transaksi Rp201 triliun selama 2025. Pada Januari 2026 saja, volume transaksi mencapai Rp11,3 triliun dari total 9,7 juta pengguna terdaftar.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menilai peningkatan jumlah investor menjadi indikator kuat bahwa kripto semakin diterima publik.

“Pencapaian 20,19 juta investor ini adalah sinyal kuat bahwa kripto telah diterima sebagai instrumen investasi populer. Sejalan dengan itu, volume transaksi yang menembus Rp201 triliun sepanjang tahun 2025, membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap Indodax," ujar Antony Kusuma.

VP INDODAX, Antony Kusuma [Suara.com]
VP INDODAX, Antony Kusuma [Suara.com]

"Likuiditas yang memadai menjadi faktor investor merasa aman bertransaksi, ditambah status Indodax sebagai perusahaan yang beroperasi di bawah pengawasan OJK yang menjunjung tinggi transparansi. Kombinasi ini yang membuat Indodax terus dipercaya oleh investor kripto,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan pengguna.

“Regulasi dari OJK memberikan kami fondasi kuat untuk menyediakan lingkungan investasi yang aman dan tepercaya. Kepatuhan pada aturan adalah prioritas kami untuk memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga,” tambah Antony.

Sebagai bentuk transparansi, Indodax juga menerapkan sistem Proof of Reserve (PoR) berbasis on-chain yang memungkinkan publik memverifikasi cadangan aset perusahaan. Data tersebut dapat diakses melalui profil Indodax di CoinMarketCap.

Per 12 Februari 2026, nilai aset yang tercatat dalam laporan Proof of Reserve Indodax mencapai sekitar Rp9,3 triliun dan dapat diverifikasi secara terbuka. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat akuntabilitas pengelolaan dana pengguna.

Selain itu, Indodax terus mengembangkan program edukasi melalui Indodax Academy guna meningkatkan literasi keuangan digital. Program ini dirancang agar pertumbuhan jumlah investor sejalan dengan pemahaman risiko serta dinamika volatilitas pasar kripto.

Dengan dukungan regulasi yang semakin jelas serta fondasi bisnis yang kuat, Indodax optimistis industri kripto nasional akan terus berkembang dan berkontribusi terhadap ekosistem ekonomi digital Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Dari Internal?

Bocoran Calon Anggota Dewan Komisioner OJK, Dari Internal?

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 10:05 WIB

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:09 WIB

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:39 WIB

Misbakhun Daftar Jadi Calon Ketua OJK, Purbaya: Rumor Itu Mungkin Salah

Misbakhun Daftar Jadi Calon Ketua OJK, Purbaya: Rumor Itu Mungkin Salah

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 14:26 WIB

Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK

Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 10:29 WIB

Pasar Modal Mau Diawasi Ketat Sama Prabowo, Bos BEI: Kami Dapat Dukungan

Pasar Modal Mau Diawasi Ketat Sama Prabowo, Bos BEI: Kami Dapat Dukungan

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB