Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Antam Turun di Libur Panjang, 1 Gram Dipatok Rp 2,94 Juta

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 09:31 WIB
Harga Emas Antam Turun di Libur Panjang, 1 Gram Dipatok Rp 2,94 Juta
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang, Jakata (14/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Harga emas Antam per 16 Februari 2026 mengalami penurunan, dengan emas 1 gram dijual Rp 2.940.000 dan harga beli kembali Rp 2.728.000.
  • Harga emas dunia (XAU/USD) terkoreksi tipis di level 5.030 dolar AS per troy ounce akibat aksi ambil untung pelaku pasar.
  • Peluang penguatan emas didukung oleh inflasi AS yang melandai, memicu spekulasi pemotongan suku bunga The Fed di akhir tahun.

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 16 Februari 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.940.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu jatuh Rp 14.000 dibandingkan hari Sabtu, 14 Februari 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.728.000 per gram.

Harga buyback itu juga anjlok Rp 13.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu pekan kemarin.

Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]
Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 Gram Rp 1.520.000
  • Emas 1 Gram Rp 2.940.000
  • Emas 2 gram Rp 5.830.000
  • Emas 3 gram Rp 8.727.000
  • Emas 5 gram Rp 14.515.000
  • Emas 10 gram Rp 28.950.000
  • Emas 25 gram Rp 72.210.000
  • Emas 50 gram Rp 144.255.000
  • Emas 100 gram Rp 288.360.000
  • Emas 250 gram Rp 720.590.000
  • Emas 500 gram Rp 1.440.900.000
  • Emas 1.000 gram Rp 2.880.600.000

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Harga Emas Dunia Koreksi

Harga emas dunia terkoreksi tipis pada awal perdagangan pekan ini, setelah sebelumnya melonjak lebih dari 2 persen. Berdasarkan laporan FXStreet, Senin (16/2/2026), emas dengan kode XAU/USD diperdagangkan di kisaran 5.030 dolar AS per troy ounce pada sesi Asia.

Koreksi ini terjadi di tengah aksi ambil untung pelaku pasar. Namun secara fundamental, prospek logam mulia tersebut masih terjaga menyusul data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari perkiraan.

Data menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS pada Januari naik 2,4 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), melambat dari 2,7 persen pada Desember dan di bawah ekspektasi pasar sebesar 2,5 persen. Secara bulanan, inflasi juga melandai menjadi 0,2 persen dari sebelumnya 0,3 persen.

Melambatnya inflasi memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), berpotensi memangkas suku bunga pada akhir tahun ini. Imbal hasil obligasi yang lebih rendah dinilai menguntungkan emas, mengingat aset tersebut tidak memberikan bunga sehingga biaya peluang (opportunity cost) menjadi lebih kecil saat suku bunga turun.

Selain faktor inflasi, stabilitas pasar tenaga kerja AS turut menjadi perhatian. Data Nonfarm Payrolls tercatat meningkat paling besar dalam lebih dari satu tahun terakhir. Sementara itu, tingkat pengangguran justru turun di luar dugaan, menandakan pasar tenaga kerja tetap solid.

Kondisi ini mendorong ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan Maret mendatang, sebelum berpotensi memangkas suku bunga dua kali masing-masing sebesar 25 basis poin hingga akhir tahun.

Dari sisi eksternal, pelaku pasar juga mencermati perkembangan negosiasi nuklir antara AS dan Iran, serta upaya diplomatik yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang di Ukraina. Ketidakpastian geopolitik tersebut berpotensi memicu peningkatan permintaan aset safe haven seperti emas apabila terjadi eskalasi baru.

Secara keseluruhan, harga emas masih mendapat dukungan dari ketegangan geopolitik global, pembelian agresif oleh bank sentral, serta pergeseran minat investor dari obligasi pemerintah dan mata uang ke aset lindung nilai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?

Harga Emas dan Perak Menguat, Sinyal Penguatan Jangka Panjang?

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 11:09 WIB

Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian

Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 08:04 WIB

Harga Emas Antam Lebih Murah, Hari Ini di Bawah Rp 3 Juta

Harga Emas Antam Lebih Murah, Hari Ini di Bawah Rp 3 Juta

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 10:01 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB