Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Isu Tambang Emas BRMS Disegel, Manajemen Klarifikasi

M Nurhadi

Senin, 16 Februari 2026 | 14:01 WIB
Isu Tambang Emas BRMS Disegel, Manajemen Klarifikasi
Ilustrasi Bumi Resources Minerals
baca 10 detik
  • BRMS mengklarifikasi penyegelan Satgas PKH hanya di titik pembukaan lahan ilegal, bukan area produksi aktif CPM di Palu.
  • Aktivitas produksi tambang emas terbuka River Reef di Poboya berjalan normal tanpa terpengaruh isu penyegelan konsesi tersebut.
  • CPM meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan menjadi 2.000 ton bijih per hari, ditargetkan selesai Oktober 2026.

Suara.com - Manajemen PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) akhirnya angkat bicara guna meluruskan simpang siur pemberitaan media mengenai isu penyegelan konsesi tambang emas milik perseroan di Palu, Sulawesi Tengah.

Klarifikasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai situasi lapangan yang melibatkan anak usaha mereka, PT Citra Palu Minerals (CPM).

Dalam keterangan resminya, manajemen BRMS memaparkan sejumlah fakta krusial untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan dan investor.

Setidaknya ada tiga poin utama yang ditegaskan oleh perusahaan terkait dinamika di wilayah kontrak karya tersebut.

Fakta pertama yang diklarifikasi adalah mengenai tindakan pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Manajemen membenarkan adanya penyegelan, namun tindakan tersebut dilakukan di satu titik tertentu yang ditemukan telah terjadi pembukaan lahan tanpa izin oleh pihak penambang liar.

“Area yang disegel tersebut merupakan bagian dari kontrak karya yang dikelola oleh PT Citra Palu Minerals (CPM) di Palu, Sulawesi, yang sampai saat ini masih belum ditambang dan dioperasikan oleh CPM,” ungkap manajemen BRMS, Senin (16/2/2026).

Dengan kata lain, lokasi yang terdampak bukanlah area produksi aktif milik perusahaan, melainkan area yang menjadi sasaran aktivitas ilegal pihak luar.

Poin kedua yang menjadi sorotan adalah keberlanjutan operasional inti perusahaan. BRMS menegaskan bahwa tambang emas River Reef di Poboya, Palu, yang saat ini dikelola CPM dengan metode penambangan terbuka (open pit mining), sama sekali tidak terpengaruh oleh isu tersebut.

baca juga

Seluruh aktivitas produksi di lokasi ini dipastikan berjalan normal seperti biasa guna memenuhi target perusahaan.

Sejalan dengan operasional yang stabil, fakta ketiga menunjukkan bahwa CPM tengah fokus pada ekspansi bisnis. Saat ini, salah satu fasilitas pemrosesan emas milik perusahaan sedang dalam tahap peningkatan kapasitas.

Pabrik yang semula hanya mampu mengolah 500 ton bijih per hari, kini ditingkatkan secara signifikan menjadi 2.000 ton bijih per hari.

Langkah optimasi pabrik tersebut diproyeksikan selesai pada Oktober 2026 mendatang. Keberhasilan peningkatan kapasitas ini diyakini akan memberikan dampak instan terhadap lonjakan volume produksi emas tahunan BRMS di penghujung tahun 2026.

Lebih lanjut, CPM juga tengah mempersiapkan tonggak sejarah baru dengan menargetkan pengoperasian tambang emas bawah tanah (underground mining) pada semester kedua tahun 2027.

Proyek ini menjadi sangat strategis mengingat tambang bawah tanah tersebut memiliki kualitas bijih yang tinggi dengan kadar emas berkisar antara $3,5$ hingga $4,9$ gram per ton (g/t).

Dengan integrasi pabrik yang lebih besar dan mulai beroperasinya tambang bawah tanah berkadar tinggi tersebut, manajemen optimis produksi emas BRMS akan mengalami akselerasi yang lebih masif pada akhir 2027 atau awal 2028.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026

Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 08:58 WIB

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Ini Jadwal Resmi Bursa dan Analisisnya

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 07:30 WIB

Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket

Tak Cuma BUMI, Ini Saham-saham Bakrie yang Harganya Meroket

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 21:35 WIB

Kapitalisasi Pasar Saham RI Kembali Naik Tembus Rp 14.889 triliun

Kapitalisasi Pasar Saham RI Kembali Naik Tembus Rp 14.889 triliun

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 14:36 WIB

DEWA Tuntaskan Buyback Saham Hampir Rp 1 Triliun, Rampung Lebih Awal

DEWA Tuntaskan Buyback Saham Hampir Rp 1 Triliun, Rampung Lebih Awal

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 13:44 WIB

Profil PT Hillcon Tbk (HILL), Harga Sahamnya Anjlok Parah Usai Gugatan PKPU

Profil PT Hillcon Tbk (HILL), Harga Sahamnya Anjlok Parah Usai Gugatan PKPU

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:55 WIB

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

×