Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Menteri PU Tekankan Percepatan Rekonstruksi Aceh Usai Bencana

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 16 Februari 2026 | 14:09 WIB
Menteri PU Tekankan Percepatan Rekonstruksi Aceh Usai Bencana
Kementerian PU melakukan pembersihan dan penataan saluran air di dua Kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, yakni Meureudu dan Meurah Dua, yang mencakup 22 Desa terdampak banjir di Aceh, agar saluran tersebut dapat difungsikan secara optimal sebagai jalur pembuangan air di lingkungan permukiman. [Antara]
  • Menteri PU targetkan percepatan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dengan prinsip Build Back Better.
  • Progres sektor air bersih mencapai 72,7 persen; sanitasi dan persampahan 100 persen; jalan serta jembatan nasional telah fungsional.
  • Pemerintah alokasikan anggaran Rp73,98 triliun (2025–2029) dan kerahkan personel serta program padat karya untuk pemulihan.

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bakal mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyebut pemerintah mengusung prinsip Build Back Better agar pembangunan kembali dilakukan lebih kuat dan tangguh.

Dody menjelaskan penanganan pascabencana dilakukan sesuai arahan presiden serta Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana. Pemerintah menargetkan percepatan pemulihan infrastruktur dasar hingga hunian masyarakat.

Pada sektor air baku dan air bersih, pemerintah mencatat progres penanganan sudah cukup tinggi.

“Pada sektor Air Baku dan Air Bersih progres penanganan telah mencapai rata-rata 72,7 persen. 2 embung terdampak telah 100 persen ditangani dan dari 176 SPAM terdampak, 153 di antaranya telah fungsional," ujar Dody dalam keterangannya, dikutip Senin (16/2/2026).

Di samping itu, 34 dari 209 sumur bor dalam telah ditangani, dan 15 dari 17 sumur bor dangkal juga telah selesai. Progres penanganan pada sektor Irigasi, Rawa, dan Sungai di tingkat pusat mencapai rata-rata 54,2 persen, dan di tingkat daerah mencapai 24,5 persen.

Selain itu, dari total 38 muara sungai terdampak, progres penanganan rata-rata telah mencapai 35,5 persen. Pemerintah menempatkan normalisasi muara sebagai prioritas karena berpengaruh langsung pada kelancaran aliran sungai.

“Sebagaimana arahan Presiden, Penanganan muara menjadi prioritas langsung dalam percepatan normalisasi aliran sungai karena merupakan titik kendali utama yang menentukan kelancaran aliran sungai dari hulu hingga hilir. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian paling lambat Oktober 2027,” jelas Dody.

Di sektor konektivitas, pemerintah memastikan seluruh jalan dan jembatan nasional terdampak sudah kembali berfungsi.

“Sebanyak 99 ruas jalan nasional dan 34 jembatan nasional yang terdampak kini telah 100 persen fungsional. Di tingkat daerah, 93 persen ruas jalan dan 87 persen jembatan terdampak juga sudah dapat digunakan kembali,” tambah Dody.

Untuk sektor sanitasi dan persampahan, progres penanganan disebut telah mencapai 100 persen. Seluruh fasilitas terdampak, termasuk 15 TPA dan 12 IPLT, telah ditangani pemerintah.

Sementara itu, pada sektor rumah hunian dan fasilitas umum, progres rata-rata sudah mencapai 66 persen. Angka ini meningkat sekitar 25 persen dibandingkan akhir Januari 2026, dengan pembangunan hunian ditargetkan selesai pada 28 Februari 2026 bagi total 1.301 kepala keluarga di 13 lokasi.

Dalam mendukung percepatan pemulihan, Kementerian PU telah mengerahkan 1.599 personel serta 1.807 unit alat berat. Pemerintah juga menjalankan program padat karya tunai untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Pada 2025, program tersebut melibatkan 47.510 tenaga kerja, sementara pada 2026 direncanakan melibatkan 44.931 tenaga kerja. Skema ini diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi sekaligus memberi dampak ekonomi langsung bagi warga.

Dari sisi pendanaan, pemerintah mengindikasikan kebutuhan anggaran penanganan bencana 2025–2029 mencapai Rp73,98 triliun. Anggaran itu terdiri dari Rp4,87 triliun untuk tanggap darurat dan Rp69,10 triliun untuk rehabilitasi serta rekonstruksi jangka menengah dan panjang.

Menko PMK Pratikno menambahkan pemerintah telah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera guna mempercepat koordinasi lintas kementerian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Pemerintah Kucurkan Ratusan Miliar Bantuan Rumah di Aceh

Pulihkan Ekonomi Pascabencana, Pemerintah Kucurkan Ratusan Miliar Bantuan Rumah di Aceh

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 08:27 WIB

Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana

Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana

DPR | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:01 WIB

Jelang Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal

Jelang Ramadan, Pemulihan Listrik di Aceh Berjalan Optimal

DPR | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:15 WIB

Masih Ada Potensi Longsor, Kementerian PU Percepat Penanganan Reruntuhan Tebing di Aceh Tengah

Masih Ada Potensi Longsor, Kementerian PU Percepat Penanganan Reruntuhan Tebing di Aceh Tengah

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 07:38 WIB

Tangani Bencana Sumatra, DPR ke Bos Pertamina: Di-WA Tengah Malam Langsung Balas!

Tangani Bencana Sumatra, DPR ke Bos Pertamina: Di-WA Tengah Malam Langsung Balas!

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 07:31 WIB

Terkini

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Harga Minyak Bergejolak Usai Trump Ancam Serang Iran, Stok AS Menipis!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:40 WIB

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bank Indonesia Diramal Naikkan Suku Bunga Jadi 5 Persen Hari Ini

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:33 WIB

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Wall Street Anjlok Tiga Hari Berturut-turut

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:30 WIB

Harga Lebih Murah, Rumah Second Kini Jadi Incaran Gen Z

Harga Lebih Murah, Rumah Second Kini Jadi Incaran Gen Z

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:25 WIB

Para Vaper Sebut Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba

Para Vaper Sebut Produk Tembakau Alternatif Bukan Narkoba

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:05 WIB

Pedagang Keluhkan Harga Sapi Naik Tinggi Jelang Iduladha, Ini Penyebabnya

Pedagang Keluhkan Harga Sapi Naik Tinggi Jelang Iduladha, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Biaya Sekolah Naik Gila-gilaan, Orang Tua Dipaksa Putar Otak Siapkan Dana Pendidikan

Biaya Sekolah Naik Gila-gilaan, Orang Tua Dipaksa Putar Otak Siapkan Dana Pendidikan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:56 WIB

Arsenal Juara Liga Inggris: Kantongi Rp4,24 triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Arsenal Juara Liga Inggris: Kantongi Rp4,24 triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 06:32 WIB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB